Tindakan Untuk Pemulihan Krisis Ekologi

Tentang relasi antara manusia dan alam, Antonio Moroni, seorang guru besar ekologi dari Universita Parma-Italia punya suatu teori. Katanya, pernah ada. suatu masa di mana hubungan antara alam dan manusia masih dicirikan oleh adanya suatu keselarasan atau keseimbangan. Manusia primitif yang hidup pada masa itu belum mengenal dunia pertanian dan peternakan. Hidup mereka sepenuhnya bergantung pada alam. Mereka menjadi pemburu dan pengumpul buah-buah dari hutan tanpa sedikitpun merusakkan alam. Bagi mereka, bumi, kosmos merupakan sesuatu yang sakral. Itulah zaman Paleolitikum (590.000 SM).

Gerakan Penghijauan Berbasis Masyarakat (GPBM) merupakan suatu paradigma baru dalam upaya pemulihan alam yang kritis. Yang mau ditekankan di sini adalah inisiatif dan peranan masyarakat sebagai subyek pembangun. Masyarakat diberi tanggung jawab besar dalam menjaga dan malestarikan alam, sementara pemerintah menyediakan berbagai sarana yang perlu.

Dilarang melanggar mutu dan kriteria baku kerusakan lingkungan hidup.

Wajib memiliki analisis mengenai dampak lingkungan hidup, bagi rencana usaha dan/atau kegiatan yang kemungkinan dapat menimbulkan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup.

Wajib melakukan pengelolaan limbah hasil usaha dan kegiatan.

Wajib melakukan pengelolaan bahan berbahaya dan beracun.

Mengurangi penggunaan yang berlebihan bahan mentah maupun barang jadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: