Kontroversi Maria Magdalena

Sejak dulu dan selama-lamanya Maria Magdalena menjadi tokoh yang mengundang perdebatan. Ia menjadi pemeran antagonis yang menampilkan keterlibatan perempuan berkaitan dengan seks, feminisme dan Gereja. Kemunculan tokoh perempuan ini kembali marak melalui sebuah novel menarik berjudul The Da Vinci Code (TDVC), sebuah kisah yang bertutur tentang teologi, seni, rahasia komunitas dan Holly Grail. Sebuah novel yang membawa pembacanya pada pertanyaan misterius: Apakah Yesus dan Maria Magdalena sebagai suami istri?


            Pertanyaan tersebut memang bukanlah suatu premis baru. Tetapi tidak pernah mengoyahkan iman, tidak pernah membuat orang menjadi tidak beriman dan membela omongan sesat tersebut. TDVC merupakan sebagian kecil dari teka-teki tentang Maria Magdalena yang sudah ada sejak 2000 tahun silam.


            “Maria Magdalena memang merupakan figur yang menarik di era Perjanjian Baru selain Yesus sendiri,” kata Charlotte Allen, pengarang The Human Christ: The Search for the Historical Himself. Sebagai orang yang pertama kali menyaksikan kebangkitan Yesus, Maria Magdalena merupakan tokoh penting dalam kisah kebangkitan. Selain itu, Kitab Suci memang memberikan sedikit titik kunci yang menantang mengenai keterlibatannya, yang hanya akan membuat ia semakin menarik diselidiki lebih lanjut.

            Apakah Maria Magdalena merupakan tokoh menarik di abad seni dan kesusastraan, pekerja seks yang bertobat, pembawa kendi pualam, pengikut fanatik Yesus? Atau sebagaimana ditulis dalam TDVC ia adalah istri Yesus, sahabat, murid terkasih, bahkan disebut sebagai rasul dari segala rasul?

 

            Akan tetapi kebanyakan orang mengatakan seperti pengarang TDVC, Dan Brown. “Semula saya meragukan, setelah beberapa tahun dan menjalani separo penelitian, saya kemudian menjadi seorang yang percaya, “ kata Brown. Sebagaimana beberapa orang memahami bahwa empat kisah Injil dalam Kitab Suci bukan satu-satunya versi yang berkisah tentang Yesus, inilah titik tolak adanya kontradiksi. Maria Magdalena adalah contoh yang paling jelas.

 

Keterlibatannya, katanya, sungguh berupaya disisihkan, oleh para Bapa Gereja awal. Hal ini, sekurang-kurangnya menempatkannya ke dalam sebuah misteri yang tidak dapat diotak-atik lagi. Inilah yang justru membuat Brown memunculkannya dan membuatnya menjadi terkenal serta menuai keuntungan. Brown percaya bahwa Yesus sungguh menikah dengan Maria Magdalena? “Saya percaya”, katanya. Lebih lanjut Charlotte Allen mengatakan, “Ketika saya masih anak-anak, saya selalu membayangkan bahwa Maria Magdalena memang sosok perempuan yang hebat, “ kata Allen lagi.

 

“Karena ia adalah wanita cantik dengan rambut panjang merahnya. Dan faktanya memang dia adalah seorang perempuan jalang yang sangat berdosa, tetapi Yesus sungguh mencintainya. Dia adalah manusia biasa yang memiliki kerapuhan manusiawi. Seorang pelacur yang berhiaskan emas permata, ditemani seorang kusta dan budak lelaki. Dia memang perempuan yang menakjubkan. Saya sangat mencintainya,” kata Allen yang memang Katolik.

            Tak salah bila Kitab Suci mengatakan bahwa Maria Magdalena sebagai seorang pekerja seks. Maria Magdalena disebut oleh Markus (15:40-41) dan Mateus (27:55-56) sebagai seorang perempuan yang berasal dari Galilea. Lukas (8:2) mengatakan bahwa tujuh setan (barangkali sejenis keboborkan mental) keluar dari dirinya. Kitab Suci melibatkannya ketika terjadi penyaliban Yesus, ia menyaksikan penyaliban dari kejauhan. Maria Magdalena memang bukanlah pemeran utama dalam kisah itu, kecuali ketika Injil menyebutkan bahwa ia sebagai saksi pertama Kebangkitan Yesus. Karena itu ia menjadi sosok yang harus dikritik dalam kisah Paskah.

            Dalam Injil Yohanes (20: 16), Maria Magdalena yang sedang menangis menuduh Yesus sebagai seorang tukan kebun. “Yesus menyapanya, ‘Maria’. Dia menoleh ke arah Yesus dan berkata kepadanya, ‘Rabuni’ yang artinya Guru. Tetapi setelah menceritakan apa yang dilihatnya kepada para murid, dia tidak pernah disebut lagi dalam Kitab Suci.

Ada tiga sosok Maria dalam Kitab Suci Perjanjian Baru: Maria, ibu Yesus; Maria dari Betania saudara Lazarus dan Martha; dan Maria dari Magdalena. Yohanes menyebutkan Maria dari Betania meminyaki kaki Yesus dan membasuhnya dengan rambutnya. Dalam Lukas, wanita yang tidak diketahui namanya melakukan hal yang sama, tetapi yang satu ini disebut sebagai seorang pendosa. Dalam bab berikutnya, Lukas mengisahkan kisah Maria Magdalena dan setan-setannya.

            Reputasi Maria Magdalena sebagai wanita asusila diperkuat oleh Paus Gregorius pada tahun 591, ketika menyatakan bahwa Maria Magdalena, Maria dari Betani dan pendosa itu, kenyataannya adalah perempuan yang satu dan sama. Hal ini berlangsung sampai tahun 1969 ketika Gereja memperbaiki mereka menjadi tiga pribadi yang sama sekali berbeda.

            Gereja Kristen Ortodoks Timur tidak pernah menerima sosok Maria Magdalena yang tercemar. Tetapi menunjukkan sosoknya yang melulu baik. Menurut sebuah legenda, ia dan ibu Yesus pergi ke Efesus untuk mengajar. Informasi lainnya ketika di Roma ia muncul ketika jaman Kaisar Tiberius.

 

Ketika ia menceritakan kisah kebangkitan kepada kaisar, kaisar menyangkal bahwa manusia tidak akan pernah bisa bangkit dari kematian sebagaimana telur tidak bisa berubah menjadi merah. Maria membawakannya sebutir telur dan telur itu berubah menjadi merah menyala. Sehingga banyak gambar-gambar kecil yang beredar melukiskan Maria Magdalena membawa sebutir telur, dan Gereja Kristen Ortodoks selalu melukiskan telur paskah berwarna merah.


           
Mitos Barat bahkan jauh lebih dramatis. Pemujaan terhadap Maria Magdalena dilakukan di Prancis selatan dimana ia diduga lari menyelamatkan diri dengan Lazarus dan saudarinya, Martha. Literatur Prancis awali mengisahkan kehadirannya di laut sekitar propinsi Prancis selatan. Hari Pestanya setiap tanggal 22 Juli, merupakan pesta besar di Perancis selama abad pertengahan. Beberapa hal menarik ditulis sampai masa Renaisans, ketika ia dianggap menjadi perempuan yang menghancurkan keseniaan dan moralitas Kristiani.

 

Dia menjadi sosok yang amat sangat bertolak belakang dengan Perawan Maria, ialah pelacur yang mengaku menyesal kepada Perawan Maria. Ia selalu tampil memiliki rambut merah panjang dan memakai pakaian dan membawa kendi batu pualam yang berisi minyak mahal.

            Pada abad 19, Maria Magdalena merupakan tokoh prostitusi dan ia menjadi sosok santa yang mereformasi prostitusi dan percobaan-percobaan seksual. Maria Magdalena ditampilkan dalam sebuah film di Irlandia sebagai seorang ibu yang tidak menikah dan perempuan tidak taat yang ditahan oleh orang tuanya.

 

Maria Magdalena ditampilkan sebagai sosok khas dalam budaya populer, mengeneralisir bidaah dan kemunafikan. Dalam “Jesus Christ Superstar” dan “The Last Temptation of Christ”, dia adalah sesosok membius bagi penyanyi dan pencipta lagu Tori Amos, yang percaya bahwa Maria Magdalena sama Illahinya dengan Perawan Maria. “Saya sungguh percaya bahwa ia menjadi jembatan suci menuju Kristus. Jika hal itu terjadi akan terjadi sebuah planet yang berbeda sekarang ini, karena dunia kaum perempuan memang berbeda.”

10 Tanggapan so far »

  1. 1

    dapat duit said,

    wuah..noce post gan..

  2. 2

    Valent said,

    aku gak kaget sama sekali sama kontroversi ini, karena di Alkitab pun dikatakan bahwa :

    Matius 10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.”

    Tuhan Yesus sudah katakan itu, pasti banyak yang kontra terhadap Dia tapi bagaimanapun orang memandangnya aku tetap percaya Yesus Kristus Sang juru selamat

  3. 3

    Loulou said,

    Cerita takhayul! Mau bertuhan aja koq susah amat, pake mutar2 sgala. God, yesus and holy spirit, they are god, but god is one? God be human and human died, but god can’t die, but the human is god? Biar tambah rame skalian aja akuin kalo maria magdalena itu memang istri tuhan/jesus. Christianity is blind believe😀

  4. 4

    roni336 said,

    good… buat nambah wawasan.

    @valent : saya kok gak paham maksud Matius 10:34, kalo gak bawa damai trus bawa apa?

    maaf bila ada salah kata.

  5. 5

    bajirut said,

    God be human and human died, but god can’t die, but the human is god?
    *bing gung*

    enakan gini ; women is good, delicious, and spicy…… hmmmmmm….

  6. 6

    warno said,

    Lukisan “Perjamuan Terakhir” memang menampilkan Maria Magdalena disamping Tuhan Yesus, terlihat dari satu-satunya orang yang tidak berjenggot.

  7. 7

    Tulus Muara said,

    Shalom,
    Artikel yang bagus..
    menarik untuk diketahui & menambah wawasan, tapi sangat berbahaya jika dibaca oleh orang-orang yang masih awam dengan Ketuhanan Yesus Kristus.

    Salam kenal & salam persahabatan

    ORA ET LABORA,

    (Tulus Muara)

  8. 8

    jorumongso said,

    nice explore…fancy blog…

  9. 9

    cha-cha said,

    aduh…….jangan nonton The Da ViNCI cODE DEH…………………

    tuh FILM g bgt…..

    menyesatkan orang-orang kristen yang masih awam….

    apalagi yang baru-baru bertobat…..

    pokonya percaya ma Yesus aja….

    dan jangan melihat Maria Magdalena dr sisi buruknya ketika ia masih jadi pelacur, tapi lihat ia ketika ia bertobat….

    coba baca lagi alkitabnya….

    sapa yang dgn tulus membasuh kaki Yesus dengan minyak yang paling mahal?????????

    terus mengelap kakinya pake Rambutnya….???????

    itu artinya Maria M adalah sosok yang telah bertobat sepenuhya dan benar-benar merendahkan diri di kaki -Nya…..

    gimana????????

  10. 10

    Anami said,

    Katakanlah, Dialah Tuhan yang Satu. Tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada satupun makhluk yang menyerupaiNya. (Quran Surat Al-Ikhlas 1-5) . Dalam islam, kami percaya yesus sebagai nabi. Salah satu pembawa risalah samawi, seperti nabi-nabi lainnya. Itu saja..


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: