Transportasi

Pertama adalah tentang kendaraan umum di kota Washington DC, AS. Yang kedua adalah tentang Jakarta. Yang terakhir adalah perbedaan di antara situasi di kota Jakarta dan kota Washington DC.

Di kota Washington DC transportasi umum yang paling terkenal adalah kereta bawah tanah. Kereta itu bernama “Metro”. Jaringan Metro berjalan lewat Kota Washington DC dan pinggiran, termasuk bagian utara Negara bagian Virginia dan bagian selatan Negara bagian Maryland juga. Kalau naik Metro itu cepat, aman, dan bersih. Walaupun padat selama jam sibuk, ada AC dan banyak kursi. Ongkosnya kira-kira dua dollar AS dan ongkosnya sama untuk hampir semua rute. Selain kereta bawah tanah, ada pilihan lain: naik bis. Sistem bis di kota Washngton DC cukup lengkap dan enak juga. Ongkosnya lebih murah daripada ongkos Metro. Di luar sistem kendaraan umum, ada dua pilihan lain. Orang-orang bisa jalan kaki atau naik sepeda. Trotoar di kota Washington DC cukup luas dan aman untuk keduanya.

Sekarang yang akan saya bicarakan adalah kendaraan umum di kota Jakarta, Indonesia. Kebanyakan orang Jakarta naik bis untuk pergi pulang. Ada berbagai jenis bis, yaitu: mikrolet, metro mini, dan kopaja. Semua bis itu bis swasta dan harus bersaing mencari penumpang. Akibatnya, sopir bis Jakarta seperti orang gila! Mereka tidak peduli pada halte bis yang sebenarnya jadi mereka berhenti di mana saja! Hal itu sangat berbahaya untuk para penumpang dan mobil lain. ”Biar lambat, asal selamat”, menurut pendapat saya! Selain itu, bis-bis biasa tidak punya AC dan kadang-kadang ada copet di dalam bis. Ada beberapa bis swasta dengan AC, tetapi tentu saja ongkosnya lebih mahal. Bis yang paling baru adalah bis khusus bernama ”TransJakarta”. TransJakarta adalah bis yang baru muncul di jalan Jakarta. Bis TransJakarta seharusnya mengurangi kemacetan di Jakarta, tetapi hasilnya sebaliknya. Jalan Jakarta semakin macet, karena banyak jalur jalan dipakai untuk jalan bis TransJakarta.

Ada dua jenis kendaraan umum swasta yang lain. Ada bajaj juga, tetapi bajaj dilarang di pusat Jakarta. Ongkos bajaj lebih murah dibandingkan dengan bis dan kalau jarak berjalan tidak jauh, cukup berguna. Juga ada ojek, orang yang mengendarai sepeda motor dan membawa penumpang di belakang sepeda motor itu. Naik ojek pasti cara paling cepat kalau jalan macet, tetapi mungkin sedikit berbahaya. Banyak orang Jakarta sering naik ojek karena cepat.

Kesimpulannya, ada beberapa jenis kendaraan umum di kedua kota: Washington DC dan Jakarta. Sistem di Washington DC cukup bersih, aman, dan berguna. Juga ada fasilitas untuk orang cacat. Orang yang memakai kursi roda bisa masuk ke semua bis dan Metro di Washington DC. Tetapi, kalau di Jakarta, tidak ada kemungkinan untuk orang cacat melakukan hal itu. Menurut saya, pilihan yang ada di Jakarta masih kurang baik untuk penduduk setempat. Kendaraan umum yang lebih baik masih diperlukan oleh masyarakat Jakarta. Pemerintah Jakarta harus menemukan cara lain untuk membantu penduduk Jakarta dan mengurangi kemacetan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: