Serba Serbi Rokok

1. Setiap harinya ada 44 orang meninggal dunia di Inggris akibat rokok. 2. Setengah batang terakhir rokok mengandung zat yang jauh lebih berbahaya dari setengah yang pertama. 3. Pemerintah Italia pada tahun 1962 melalui UU. No. 65 melarang melakukan iklan rokok dan berbagai hal yang berkaitan dengannya. 4. Sebagian dokter berkata, dalil-dalil sangat kuat sehingga sampai pada tingkat tidak ada jalan lain menurut perasaan kita sebagai dokter yang bertanggung jawab terhadap kesehatan umat manusia kecuali kita harus memperingatkan masyarakat dari bahaya rokok yang mengancam mereka. Karena itu mereka harus berhenti merokok! 5. Syaikh Muhammad bin Abdullah Al-Masuti sangat keras dalam hal rokok, sehingga buku-buku yang ditulisnya banyak membahas tentang haramnya rokok, di antaranya: “Pemahaman dan Penjelasan tentang Bahaya Tembakau yang dikenal dengan Nama Rokok” “Mutiara-mutiara Pilihan dalam Penjelasan Tentang Haramnya Tembakau yang dikenal dengan Nama Rokok.” “Penjelasan dan Keterangan Tentang Haramnya Merokok.” Dan dikatakan bahwa rokok dikenal di dunia Arab dan dunia Islam pada umumnya sekitar tahun 1012 H. Perlakuan Terhadap Perokok Tempo Dulu Syaikh Abdullah bin Muhammad rahimahullah berkata: “Adapun orang yang mengisap rokok, jika ia mengisapnya setelah mengetahui hukumnya haram, maka ia dicambuk 80 kali dengan cambukan ringan yang tidak membahayakannya. Dan jika dia mengisapnya karena kebodohannya maka tidak ada sangsi atasnya dan ia diperintahkan bertobat dan beristighfar. Dan jika ada orang mengatakan, rokok itu tidak haram, juga tidak halal, maka dia adalah orang bodoh yang tidak mengerti apa yang dikatakannya. Beliau juga mengatakan, ‘Orang yang menanam tembakau harus dihukum, juga orang yang menyimpannya di dalam rumah atau mengisapnya, dia harus dihukum.’ Fatwa-fatwa Ditanyakan kepada Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, ‘Apa hukum mengisap rokok berikut dalil nya dari Al-Qur’an dan Al-Hadits?’ Jawab: Rokok adalah haram. Dalilnya adalah firman Allah: “Dan janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepada mu.” (An-Nisa: 29) “Dan janganlah kamu menjerumuskan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195) “Dan janganlah kamu serahkan kepada orang-orang yang belum sempurna akalnya harta (mereka yang ada dalam kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan.” (An-Nisa: 5) Lalu Allah dalam banyak ayatNya melarang kita berlaku boros. Dan, tak diragukan lagi membeli rokok adalah pemborosan dan sekaligus perusakan kesehatan, sehingga termasuk hal yang dilarang. Dalam Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang membuang-buang harta. Dan tentu membelanjakan uang untuk rokok adalah membuang uang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak boleh mendatangkan bahaya dan membalasnya dengan bahaya.” Dan semua tahu, merokok sangat membahayakan. Di samping itu, jika telah kecanduan rokok, seseorang akan sakit dan sesak dadanya jika tak mendapatkannya. Padahal itu sama dengan memaksakan untuk dirinya sesuatu yang tidak ia perlukan. Akhir yang Memilukan Ia seorang pemuda berusia 25 tahun dan pecandu rokok selama bertahun-tahun. Suatu ketika ia masuk ke rumah sakit karena sakit mendadak, yakni lemah jantung. Selama berhari-hari ia dirawat di ruang gawat darurat dengan berbagai peralatan kedokteran yang canggih. Dokter yang menangani pasien tersebut menyarankan kepada para perawat agar pasiennya itu dijauhkan dari rokok, karena rokok itulah penyebab utama sakitnya, bahkan dokter memerintahkan agar setiap yang besuk diperiksa agar tidak secara sembunyi-sembunyi memberi kan rokok kepadanya. Selang beberapa lama kesehatannya pulih lagi. Ia kembali melakukan kegiatan-kegiatannya. Namun satu hal, ia tidak mengindahkan nasihat dokter agar berhenti merokok. Suatu hari, pemuda tersebut hilang, orang-orang pun sibuk mencarinya. Mereka akhirnya menemukan pemuda tersebut tergeletak tewas di sebuah kamar mandi dengan memegang rokok. Kita berlindung kepada Allah dari kesudahan yang demikian.

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    bangibet said,

    menghilangkan rokok dari muka bumi, termasuk menutup pabrik2 rokok akan membuat kehancuran negara:

    1. Negara bangkrut karena devisa negara berkurang drastis
    2. Hilangnya lapangan pekerjaan, dan terciptanya pengangguran dalam skala besar
    3. Naiknya angka kriminalitas karena banyaknya pengangguran
    4. Petani tembakau merugi
    dan lain sebagainya…

  2. 2

    peunni said,

    saia bukan perokok, dan tidak pernah merokok

    saia akui rokok itu dilematis..
    di satu sisi berbahaya, di satu sisi menguntungkan..

    jadi.. lebih baik kembali ke masing masing pribadinya saja..
    yang perlu dilakukan pemerintah adalah melindungi yang tidak merokok..
    seperti membuat tempat khusus merokok di lokasi lokasi publik..

    sebab (bener kata bangi banget)
    memusnahkan rokok secara langsung berarti meruntuhkan perekonomian bangsa..

    jadi kalo mau ilangin rokok ya step by step..
    1. tingkatkan dulu pengetahuan, dan ketakutan masyarakat pada rokok
    2. kalo pengguna rokok berkurang, mungkin dgn sendirinya pabrik2 rokok berpikir 2x utk meneruskan produksinya. (terutama di indonesia)
    3. indonesia bisa jadi negara pengekspor tembakau, tetapu bukan produsen rokok, dan bukan pula konsumen rokok.

    viva indonesia

    love you all


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: