Penutup

Kesimpulan

Anemia gizi yang sering terjadi pada umumnya adalah anemia kurang besi, dan ibu hamil merupakan kelompok yang they berisiko tinggi. Infeksi kecacingan merupakan salah satu kontribusi untuk memperberat terjadinya anemia gizi disamping kekurangan asam folat dan kekurangan vitamin B12 Kebutuhan zat besi pada ibu hamil sangat meningkat, sehingga absorbsi zat besi akan semakin tinggi pula guna mengimbangi kebutuhan janin, plasenta dan volume darah ibu itu sendiri. dengan demikian disamping zat besi yang diperoleh dari bahan makanan diperlukan suplement zat besi.

Saran

Perlu adanya penelitian yang lebih lanjut tentang berapa besar kontribusi infeksi kecacingan terhadap anemia kurang besi pada ibu hamil. Dengan demikian pemberian suplement zat besi tidak terbuang percuma. Tingkatkan pengetahuan ibu-ibu melalui penyuluhan tentang modifikasi bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan akan zat besi, dalam upaya pencegahan terjadinya anemia gizi. Peningkatan kebersihan lingkungan perlu diperhatikan dengan serius, dan membiasakan untuk hidup sehat.

%d blogger menyukai ini: