<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Caroline's Weblog</title>
	<atom:link href="http://fransis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fransis.wordpress.com</link>
	<description>Menyayangi sesama</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Nov 2009 15:39:25 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='fransis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/688f995345555cb8df00a46ecef4c3bf?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Caroline's Weblog</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Ciri-Ciri Susu Murni</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/ciri-ciri-susu-murni/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/ciri-ciri-susu-murni/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 15:39:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Masakan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menjaga Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini banyak beredar susu oplosan, susu yang dicampur dengan cairan lain seperti air, santan, air kelapa, dll, yang dengan maksud untuk memperoleh keuntungan yang besar dengan biaya yang relatif tidak bertambah. Hal ini merugikan konsumen (menzalimi pihak pemakai). Untuk menghindari ini kita perlu mengetahui ciri &#8211; ciri fisik dari susu murni.
Susu langsung diambil dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=627&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saat ini banyak beredar susu oplosan, susu yang dicampur dengan cairan lain seperti air, santan, air kelapa, dll, yang dengan maksud untuk memperoleh keuntungan yang besar dengan biaya yang relatif tidak bertambah. Hal ini merugikan konsumen (menzalimi pihak pemakai). Untuk menghindari ini kita perlu mengetahui ciri &#8211; ciri fisik dari susu murni.</p>
<hr />Susu langsung diambil dari puting susu sapi, kerbau atau kambing, susu ini masih steril. Pencemaran akan terjadi karena tangan pemerah, infeksi kulit susu atau peralatan yang digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pasteurisasi dan Sterilisasi : Pasteurisasi adalah proses pemanasan susu secara berulang pada suhu 60o C untuk membebaskan susu dari kuman pathogen. Ini merupakan syarat agar susu dapat dikatakan layak untuk di konsumsi tanpa khawatir akan penyakit bawaan dari sumbernya.</p>
<p>Ciri-ciri Susu yang Baik :</p>
<ul>
<li>Warna putih susu dan kental</li>
<li>Cairannya konstan dan tidak menggumpal.</li>
<li>Aromakhas susu, tidak bau asam, tengik atau bau amis.</li>
<li>Berat jenis lebih tinggi dari air ( diatas 1,0 ).</li>
<li>Kalau dituang dari gelas masih menempel di dinding gelas.</li>
<li>Kalau dimasak akan terbentuk lapisan busa lemak ( foam ).</li>
<li>Bebas dari kotoran fisik seperti darah, debu, bulu serangga dan lain-lain.</li>
</ul>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/627/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=627&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/ciri-ciri-susu-murni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peran Ibu Menumbuhkan Kecerdasan Anak</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/peran-ibu-menumbuhkan-kecerdasan-anak/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/peran-ibu-menumbuhkan-kecerdasan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 15:32:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=624</guid>
		<description><![CDATA[Peran Ibu Menumbuhkan Kecerdasan Anak
Suatu sore, tampaklah seorang ibu, dengan lima orang anaknya, sedang berkumpul di dapur. Mereka mengelilingi sebuah meja dimana diatasnya terdapat &#8216;potongan&#8217; kertas dan kotak melukis yang berisi delapan warna dan sebatang kuas. Mereka akan melukis bersama-sama, belajar menggambar bunga.
Di tengah keasyikan dan kegembiraan melukis, tiba-tiba ada nuansa ketidaksenangan dari anak perempuan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=624&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><pre>Peran Ibu Menumbuhkan Kecerdasan Anak</pre>
<p>Suatu sore, tampaklah seorang ibu, dengan lima orang anaknya, sedang berkumpul di dapur. Mereka mengelilingi sebuah meja dimana diatasnya terdapat &#8216;potongan&#8217; kertas dan kotak melukis yang berisi delapan warna dan sebatang kuas. Mereka akan melukis bersama-sama, belajar menggambar bunga.</p>
<p>Di tengah keasyikan dan kegembiraan melukis, tiba-tiba ada nuansa ketidaksenangan dari anak perempuan terkecilnya. &#8220;Ada apa, sayangku?&#8221;,tanya si ibu. &#8220;Salah satu kelopak bungaku tampak seperti daun&#8221; jawab anak kecil itu, hampir menangis karena kelopak bunganya tidak tampak seperti kelopak bunga. &#8220;Biar kulihat&#8221;, ujar si Ibu. &#8220;Oh ya, baiklah. Tambahkan dengan warna hijau. Sekarang, kelopak bunga itu berubah menjadi daun&#8221;. Tentu saja si anak tidak jadi menangis. Ia tertawa gembira.</p>
<p>Cerita di atas saya cuplik dan tutur ulang dari pengalaman nyata Margo Marshall &#8211; Olmstead akan ibunya saat mereka tinggal di Ferryden, sebuah desa nelayan si pesisir timur Skotlandia (Lesson from Mom, 2004).</p>
<p>POTENSI IBU</p>
<p>Briliyan !!!! Hebat !!!!! Luar biasa !!!!!. Itulah yang deretan kata (dan masih banyak lagi yang lainnya) yang pantas kita ucapkan sebagai apresiasi terhadap cara ibu tersebut mengatasi &#8216;masalah&#8217; yang dihadapi anak perempuannya. Ia seakan paham betul dengan kata bijak Pablo Picasso, seorang pelukis genius, bahwa &#8216;Setiap bocah adalah seniman. Masalahnya bagaimana cara mempertahankannya agar ia tetap menjadi seniman ketika<br />
dewasa&#8217;. Itu sebabnya ia berupaya agar anak perempuan terkecilnya tidak patah semangat, sehingga dapat terus mengembangkan potensinya sebagai seniman.</p>
<p>Tindakan yang ia ambil, tidak saja mencerminkan kecerdasan intelektualnya, namun juga menggambarkan kecerdasan emosinya, kemampuannya berempati. Ia memahami betul bila anak perempuannya bukanlah dirinya, yang sudah piawai melukis bunga. Ia mampu membuat anaknya tetap merasa berhasil (menggambar daun), walaupun hal tersebut akibat dari ia gagal menggambar bunga. Ia mengajar anaknya agar bisa mengambil hikmah (dan terobosan) ketika<br />
menghadapi sebuah kegagalan.</p>
<p>Si ibu tahu betul bahwa kepada anak harus diajarkan keberanian untuk mencoba kemampuan, kejelian untuk melihat kemungkinan, keyakinan dalam memilih strategi dan kesempatan untuk melaksanakanan strategi pilihannya. Ia juga tahu betul bahwa semua proses itu harus dikenalkan sejak dini, agar proses belajar untuk memecahkan masalah bila memberikan hasil optimum. Ia sadar bahwa semakin banyak contoh cara memecahkan masalah yang ia berikan, akan membuat makin berkembang pula kemampuan anaknya dalam menangani masalah.</p>
<p>Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya bila ketika menghadapi ketidakbisaan anak perempuannya, si ibu berkata &#8220;Kamu bodoh, menggambar bunga saja nggak bisa !!!&#8221;. Atau berkata &#8220;Gimana sich kamu ini, membuang-buang kertas dan cat saja&#8221;. Tentu saja si anak akan merasa gagal. Ia akan kehilangan kepercayaan diri, merasa rendah diri. Dan ini bukan masalah sepele. Karena akan sangat menghambat kemampuannya dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang lain. Tentu kita masih ingat dengan begitu banyaknya kasus bunuh diri di kalangan anak-anak, akibat dari ketidakmampuannya dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah.</p>
<p>Atensi si ibu akan aktivitas melukis dari anak-anaknya juga merupakan hal tepat sebab memang sesungguhnya otak belahan kananlah yang lebih dulu berkembang. Dalam tulisannya yang berjudul Pendidikan Dimulai dari otak Kanan (bagian dari buku Mencetak Anak Cerdas dan Kreatif, 2001), Salomon Simanungkalit mengungkapkan bahwa perkembangan otak belahan kanan sudah dimulai sejak anak berusia nol tahun. Sedangkan otak belahan kiri umumnya<br />
mulai berkembang pada saat anak berumur enam tahun. Dan aktivitas melukis yang mengandalkan kemampuan akan berkhayal, mengasah rasa seni adalah kerja otak kanan.</p>
<p>Otak kanan juga yang bertanggungjawab atas kemampuan mengendalikan emosi. Sehingga sungguh sebuah tindakan luar biasa, yang sangat tepat, ketika sambil melukis bunga, si ibu juga mengajarkan cara mengoper kuas dan cat, sehingga ia dan kelima anaknya mempunyai kesempatan yang sama untuk menggambar. Secara tidak langsung hal ini melatih anak untuk mengendalikan<br />
ego masing-masing, menanamkan makna bekerja sama dan berbagi, melatihnya mengandalikan emosi. Artinya menstimulus kecerdasan emosi anak-anaknya.</p>
<p>SELAIN KECEDASAN INTELEKTUALl</p>
<p>Hingga kni masih banyak orang (tua) yang memuja kecerdasan intelektual yang mengandalkan kemampuan berlogika semata. Orang tua merasa bangga dan berhasil mendidik anak, bila melihat anak-anaknya mempunyai nilai rapor yang bagus, menjadi juara kelas. Tentu saja hal ini tidak salah, tetapi tidak juga benar seratus persen. Karena beberapa penelitian justru menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spirituallah yang lebih berpengaruh bagi kesuksesan seorang anak.</p>
<p>Hasil penelitian Daniel Goleman (1995 dan 1998) memperlihatkan bahwa kecerdasan intelektual hanya memberi kontribusi 20 persen terhadap kesuksesan hidup seseorang. Yang 80 persen bergantung pada kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritualnya. Bahkan dalam hal keberhasilan kerja, kecerdasan intelektual hanya berkontribusi empat persen.<br />
Sebuah survei terhadap ratusan perusahaan di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa kemampuan teknis/analisis bukan hal yang menentukan keberhasilan seorang pemimpin/manajer. Yang terpenting justru kemauan, keuletan mencapai tujuan, kemauan mengambil inisiatif baru, kemampuan bekerja sama dan kemampuan memimpin tim.</p>
<p>Hasil identik juga disimpulkan dari penelitian jangka panjang terhadap 95 mahasiswa Harvard lulusan tahun 1940-an. Puluhan tahun kemudian, mereka yang saat kuliah dulu mempunyai kecerdasan intelektual tinggi, namun egois dan kuper, ternyata hidupnya tak terlalu sukses (berdasar gaji, produktivitas, serta status bidang pekerjaan) bila dibandingkan dengan<br />
yang kecerdasan intelektualnya biasa saja tetapi mempunyai banya teman, pandai berkomunikasi, mempunyai empati, tidak temperamental sebagai manifestasi<br />
dari tingginya kecerdasan emosi, sosial dan spiritual.</p>
<p>Pertanyaannya adalah, bagaimana cara untuk menumbuhkan kecerdasan emosi, sosial dan spiritual pada anak-anak kita?</p>
<p>KERJA PENGASUHAN</p>
<p>Menurut John Gottman dan Joan DeClaire dalam The Heart of Parenting (Kiat &#8211; kiat Membesarkan Anak yang Memiliki Kecerdasan Emosional, 1997), cara pembelaja-ran pengetahuan emosional adalah dengan menyadari perasaan anak dan mampu berem-pati, menghibur dan membimbing mereka. Sementara Marsha Sinetar dalam bukunya Spiritual Intelligence (Kecerdasan Spiritual, 2000) mengungkapkan bahwa melalui teladanlah, anak bisa meningkatkan kecerdasan<br />
spiritualnya.</p>
<p>Ini artinya, upaya untuk meningkatkan kecerdasan emosi, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual anak tidak bisa sepertihalnya upaya meningkatkan kecerdasan intelektual yang bisa dipacu dengan memasukkan ke sekolah-sekolah favorit (yang umumnya adalah sekolah mahal), atau menjejali anak dengan aneka macam les. Sementara orang tua dituntut menyediakan<br />
uang sebanyak mungkin. Yang pada akhirnya kerap dianggap sebagai alasan tepat oleh para ibu untuk ikut mencari uang (umumnya di ruang publik).</p>
<p>Dan hasilnya, setiap tahunnya terjadi kenaikan tingkat partisipasi angkatan<br />
kerja (TPAK) perempuan, khususnya di sektor informal dibandingkan dengan TPAK laki-laki. Bila pada tahun 1980, prosentase TPAK perempuan &#8216;baru&#8217; mencapai 58,1persen, pada tahun 2000 sudah menjadi 70 persen, naik 11,9 persen. Sangat terbuka kemungkinan prosentase ini akan terus meningkat, terlebih saat ini gencar disosialisasikan bahwa agar supaya perempuan<br />
mempunyai posisi tawar (terhindar dari aneka bentuk kekerasan) maka ia harus mandiri, termasuk dalam hal ekonomi. Di sinilah letak permasalahannya. Kondisi ini, dimana kedua orang tua sibuk di ruang publik, akan mereduksi kemungkinan anak bisa meningkatkan<br />
kecerdasan emosi, sosial dan spiritualnya. Sebab kecerdasan seperti ini sangat dipengaruhi oleh teladan dan sentuhan personal yang penuh rasa cinta, atensi dan apresiasi. Dalam konteks itulah aktivitas pengasuhan menjadi urgen. Dan pengasuh terbaik bagi seorang anak adalah ibunya. Sebab ibulah, sosok yang paling dikenal oleh anak.</p>
<p>Bukankah mereka (ibu dan anak) pernah mengalami &#8216;hidup bersama&#8217; selama sembilan bulan?<br />
Bukankah ibu pula sosok yang melalui payudaranya memberinya makan di awal kehidupannya. Jadi tidaklah berlebihan bila ada ikatan yang sangat kuat antara ibu &#8211; anak. Belum lagi kondisi natural seorang perempuan yang memang sangat tepat untuk melaksanakan kerja pengasuhan. Kondisi &#8211; kondisi ini merupakan modal besar dalam proses pembelajaran emosi, sosial dan<br />
spiritual anak. Akankah hal ini disia-siakan?</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/624/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/624/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/624/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=624&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/peran-ibu-menumbuhkan-kecerdasan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengobatan Hidung Tersumbat</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/pengobatan-hidung-tersumbat/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/pengobatan-hidung-tersumbat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 15:23:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[Bila kita jalankan pola hidup seperti di atas Insya Allah peluang hidung mampet dapat ditekan sekecil mungkin. Adakalanya kita lengah dalam menjalani pola hidup yang sehat seperti di atas sehingga tidak dapat dielakan hidung kita mengalami sumbatan. Diantara obat yang cukup ampuh untuk mengatasi hidung mampet adalah:

Iliadin, obat tetes dengan resep dokter. Obat ini cukup [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=620&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bila kita jalankan pola hidup seperti di atas Insya Allah peluang hidung mampet dapat ditekan sekecil mungkin. Adakalanya kita lengah dalam menjalani pola hidup yang sehat seperti di atas sehingga tidak dapat dielakan hidung kita mengalami sumbatan. Diantara obat yang cukup ampuh untuk mengatasi hidung mampet adalah:</p>
<ol>
<li>Iliadin, obat tetes dengan resep dokter. Obat ini cukup efektif namun hanya sementara, hanya melonggarkan lubang pernafasan dan tidak mengobati penyebabnya.</li>
<li>Perasan jeruk nipis campur sedikit kecap atau madu. Sangat efektif untuk mencairkan lendir yang kental sehingga memudahkan keluar dari rongga hidung. Namun tidak tuntas mengobati sumber penyakitnya, hanya mengencerkan dan mengeluarkan lendir yang terperangkap di rongga hidung.</li>
<li>Memijat titik pusat T di antara mata tepat di pangkal hidung dan di atas alis mata di mana rasa pegal atau tegang itu berada. Hal ini bermanfaat untuk mengendurkan otot &#8211; otot yang tegang dan membantu mengeluarkan lendir yang terperangkap di rongga sinus. Penulis sudah mencoba cara ini dan lendir itu keluar tidak berapa lama setelah di pijat dan rasa sakit atau pegal atau tegang berangsur hilang.</li>
<li>Akupuntur. Penulis pernah mencoba terapi ini namun tidak terasa efek penyembuhannya.</li>
<li>Terapi uap air di campur sekuku Nutrimois CNI. Sangat efektif untuk mengobati hidung meler akibat flu berat. Penulis yang seringkali mengalami hidung mampet suatu saat mengalami flu berat yang tidak biasa. Sebelumnya apabila terkena flu, ingus terasa kental dan sulit untuk keluar dari rongga hidung namun tumben sekali cairan akibat flu ini lebih cair dan meler terus. Sengaja dipaksakan untuk minum es agar cairan flu semakin jadi. Saat puncak itulah dilakukan terapi uap ini dan ternyata setelah itu hidung bersih sama sekali dari lendir flu dan penulis jarang sekali mengalami hidung mampet. Sebagai catatan tambahan bahwa penulis juga pada saat itu menggunakan PIL Gurah dari Al Biruni untuk membantu mengencerkan dan mengeluarkan cairan dari rongga hidung.</li>
<li>Pernafasan sadar. Latihan pernafasan sadar ini berguna untuk mencegah penyempitan rongga hidung yang baru saja akan terjadi. Jadi ketika kita merasakan gejala hidung mulai mampet lakukanlah pernafasan secara sadar artinya penafasan yang dilakukan secara dalam dibandingkan dengan pernafasan sadar yang kadang menjadi pelan. Udara hangat yang berasal dari paru &#8211; paru akan membantu melegakan rongga hidung.</li>
<li>Mandi juga efektif untuk menyapu virus &#8211; virus flu yang hinggap di tubuh kita.</li>
<li>Menggunakan propolis, penulis telah merasakan manfaat untuk melegakan hidung mampet akibat sinusitis maupun lendir yang terperangkap di dalam hidung dengan cara meneteskan cairan propolis ke dalam rongga hidung, setelah beberapa saat terasa hangt di hidung dan seperti ada reaksi dan ternyata lendir kental terangsang keluar melalu rongga hidung maupun rongga mulu, setelah itu hidung dan pernafasan terasa lebih lega, dan tidur bisa langsung nyenyak, lelap.</li>
</ol>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/620/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/620/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/620/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=620&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/pengobatan-hidung-tersumbat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pencegahan Hidung Tersumbat</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/pencegahan-hidung-tersumbat/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/pencegahan-hidung-tersumbat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 15:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[
 
Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki kondisi internal tubuh kita yaitu fisik dan fikiran karena dengan memperbaiki faktor tersebut setidaknya secara kasar 50% masalah sudah dapat diatasi. Memperbaiki kondisi fisik dilakukan dengan memperbaiki pola hidup yaitu diantaranya:

Selalu menjaga kebersihan, baik itu kebersihan tubuh maupun lingkungan atau selalu berada di lingkungan yang sehat dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=617&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="Apple-style-span" style="color:#000000;font-family:0;font-size:11px;line-height:normal;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:'Times New Roman';font-size:16px;white-space:normal;"></p>
<h2 style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:12pt;"> </span></h2>
<p style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan memperbaiki kondisi internal tubuh kita yaitu fisik dan fikiran karena dengan memperbaiki faktor tersebut setidaknya secara kasar 50% masalah sudah dapat diatasi. Memperbaiki kondisi fisik dilakukan dengan memperbaiki pola hidup yaitu diantaranya:</span></p>
<ol>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Selalu menjaga kebersihan, baik itu kebersihan tubuh maupun lingkungan atau selalu berada di lingkungan yang sehat dan bersih. Menjaga kebersihan rongga mulut pun sangat penting, usahakan selalu membersihkan gigi dari berbagai macam kotoran maupun karang, secepatnya lakukan pengobatan apabila mengalami infeksi gig dan gusi. Penulis pernah mengalami penyakit radang gusi kronis yang mengakibatkan gigi goyang. Sehingga diputuskan untuk mencabut gigi tersebut dan ternyata dampaknya baik sekali, hidung jarang tersumbat.</span></li>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Makan dan minum makanan dan minuman yang halal dan baik untuk tubuh. Makan dan minumlah sesuai dengan diet berdasarkan golongan darah. Penulis bergolongan darah B seringkali merasakan dampak buruk setelah makan ayam apalagi fried chicken dicampur saus buatan pabrik. Setelah menjalani diet golongan darah, hidung jarang mampet. Adalagi pengalaman baru yaitu setelah penulis secara rutin menggunakan <a href="http://safeourlife.info/node/96" target="_self">porpolis</a> dengan cara meneteskan satu atau dua tetes propolis ke dalam mulut, penulis jarang sekali mengalami hidung tersumbat / mampet / pilek bahkan tidak mudah ketularan flu terbukti ketika anak sedang mengalami flu, penulis tetap bercengkrama dengan anak namun tidak tertular samasekali.<br />
</span></li>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Istirahat yang cukup. Tidurlah di saat tubuh kita sudah mengisyaratkan untuk tidur.</span></li>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Olah raga yang teratur. Pilihlah olah raga yang tepat untuk tubuh kita, misalnya joging, renang, ping &#8211; pong, badminton, bersepeda ataupun yang paling murah adalah jalan cepat.</span></li>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Tidak sembarangan membersihkan kotoran hidung dengan jari, kecuali bila kita pastikan kondisi jari benar &#8211; benar bersih.</span></li>
</ol>
<p style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Selain kondisi fisik yang musti dikendalikan, kondisi fikiran tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan, bahkan fikiran yang sakit dapat merusak kondisi fisik tanpa kita sadari. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mengendalikan fikiran agar tidak rusak atau sakit, diantaranya adalah:</span></p>
<ol>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Mengurangi tekanan (stress) akibat pekerjaan, tugas atau pun hal lain yang selalu mengganggu fikiran kita. Caranya dapat bermacam &#8211; macam, bisa dilakukan dengan pembagian tugas, atau konsultasi dengan pihak yang lebih berpengalaman, mendekatkan diri kepada Sang Pencipta (ber zikir atau banyak mengingat Sang Pencipta), meluangkan waktu untuk relaks atau rekreasi, bermain dengan anak &#8211; anak, atau yang paling sederhana dapat dilakukan dengan menarik nafas dalam &#8211; dalam kemudian menahan beberapa saat dan mengeluarkannya perlahan &#8211; lahan. Kadang ketika kita mengalami tekanan, organ tubuh kita secara tidak disadari mengalami gangguan, tarikan nafas menjadi lemah, badan menjadi lesu &#8211; lemas, mudah mengantuk dsb. Oleh karena itu kita dapat alihkan perhatian kita dari sumber permasalah yang mengganggu fikiran untuk lebih memusatkan kepada pengembalian kinerja organ tubuh kita ke keadaan normal seperti tadi mengolah pernafasan.</span></li>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Mencari kegiatan atau aktifitas yang bersifat positif seperti mengembangkan hobi badminton, atau hobi apapun yang bermanfaat.</span></li>
<li style="font-family:Comic Sans MS;"><span style="font-size:10pt;">Menyuburkan fikiran &#8211; fikiran positif (ini akan di bahas secara tersendiri di bagian ahlakul karimah).</span></li>
</ol>
<p></span></span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/617/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/617/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/617/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=617&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/pencegahan-hidung-tersumbat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyebab Hidung Tersumbat</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/penyebab-hidung-tersumbat/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/penyebab-hidung-tersumbat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 15:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[Hidung mampet diantaranya disebabkan oleh salah satu atau kombinasi dari faktor external berikut ini:

Kotoran, debu yang terhirup melalui hidung,
Penyakit atau Infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur,
Alergi terhadap sesuatu hal misalnya daerah lembab, berdebu, bau &#8211; bau tertentu, makanan tertentu,
Dan lain hal yang masih belum diketahui.

Selain faktor external tersebut di atas, ada hal lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=614&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hidung mampet diantaranya disebabkan oleh salah satu atau kombinasi dari faktor external berikut ini:</p>
<ol>
<li>Kotoran, debu yang terhirup melalui hidung,</li>
<li>Penyakit atau Infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur,</li>
<li>Alergi terhadap sesuatu hal misalnya daerah lembab, berdebu, bau &#8211; bau tertentu, makanan tertentu,</li>
<li>Dan lain hal yang masih belum diketahui.</li>
</ol>
<p>Selain faktor external tersebut di atas, ada hal lain yang perlu kita cermati adalah faktor internal yaitu kondisi fisik dan fikiran pun dapat menyebabkan atau memperparah kondisi hidung mampet.</p>
<p>Seharusnya setelah kita mengetahui pokok penyebabnya kita dapat dengan mudah mengatasinya, tanpa perlu tindakan yang tidak perlu seperti operasi hidung atau tindakan operasi medis lainnya.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/614/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/614/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/614/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=614&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/11/15/penyebab-hidung-tersumbat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayam Bakar Wong Solo</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/09/25/ayam-bakar-wong-solo/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/09/25/ayam-bakar-wong-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 04:07:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Masakan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman Pribadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Food Business Bernuansa                            Islam 
Menapaki perjalanan usaha usaha Rumah Makan sejak didirikan           [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=612&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><strong>Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Food Business Bernuansa                            Islam </strong></p>
<p>Menapaki perjalanan usaha usaha Rumah Makan sejak didirikan                            tahun 1991, hingga sekarang membuat kami semakin yakin                            betapa sayangya Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya.</p>
<p>Agama telah memberi petunjuk kepada kami bahwa bekerja                            bersungguh-sungguh merupakan aktifitas yang sangat mulia                            di sisi Allah. Dari agama pula kami tahu bahwa jihad                            bukan hanya berkonotasi berperang (mengangkat senjata)                            mempertahankan agama Allah. Bekerja dan berusaha bersungguh-sungguh                            untuk meningkatkan kualitas hidup, adalah bagian dari                            makna jihad itu sendiri.</p>
<p>Keyakinan itu mendorong kami menjalankan usaha Rumah                            Makan Wong Solo bernuansa Islam, menetapkan landasan                            filosofinya Al-Qur&#8217;an surat Ash-Shaff 10-11, dengan                            motto &#8221; Ayam Bakar Wong Solo halalan Tayyiban&#8221;.<br />
Rumah Makan Wong Solo sendiri pertama berdiri tahun                            1991 di Medan dengan hanya bermodalkan uang Rp 2.500.000,-.                            Namun dengan kesungguhan dalam menjalankan usaha serta                            berpijak pada nilai-nilai keislaman R.M. Wong Solo saat                            ini telah berkembang menjadi 16 outlet. Cabang-cabang                            tersebut antara lain adalah Medan, Banda Aceh, PAdang,                            Solo, Bali, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Malang, Yogyalarta,                            Kebon Jeruk, Kalimalang, Bintaro, muntilan dan segera                            dibuka Cibubur, Bogor dan Bandung<br />
Disamping sistem Total Service, Ayam Bakar Wong solo                            telah memiliki standarisasi bumbu, hingga kesamaan rasa                            di antara outlet bisa terjaga mutunya. Maka Ayam Bakar                            Wong Solo dapat dimiliki oleh setiap orang dengan sistem                            waralaba (franchise) yang syarat-syaratnya telah ditetapkan                            oleh sistem manajemen Ayam Bakar Wong Solo. Ditargetkan                            tahun 2005 gerai ayam bakar Wong Solo telah ada di kota-kota                            propinsi di seluruh Indonesia, dan negara-negara ASEAN                            pada tahap selanjutnya. Usaha tersebut tidak terlepas                            dari dukungan penuh dari PT. Sarana Sumut Ventura baik                            material maupun manajemen.</p>
<p>Ayam Bakar Wong Solo adalah rumah makan, artinya Ayam                            Bakar Wong Solo adalah tempat makan dan minum. Pelanggan                            juga dapat membuat variasi sendiri menu-menu baik lauk,                            sayur maupun minuman yang ada. Variasi atau silang tersebut                            antara lain Ayam Bakar/goreng. Aneka Ikan Bakar/goreng,                            Sate Udang, Sate Cumi, Sate Ayam, Sate Kambing, Ikan                            Goreng Tepung, Aneka sayur, Aneka balado/sambal, bahkan                            Chinese Food seperti saos tomat, saos tauco, saos tiram,                            steam (kukus), asam manis, cah kailan/brokoli menambah                            aneka rasa. Dengan variasi tersebut pelanggan justru                            akan lebih kerasan menikmati hidangan yang disajikan                            oleh Ayam Bakar Wong Solo.</p>
<p>Pelanggan dapat hadir setiap hari dalam satu bulan                            tanpa harus mengulang menu yang pernah dinikmatinya.                            Lebih kurang lima puluh (50) menu Ayam Bakar Wong Solo                            tersebut memiliki cita rasa yang khas, artinya, walaupun                            nama menu-menu Ayam Bakar Wong Solo diambil dari menu-menu                            populer yang sudah ada sebelumnya, akan tetapi cita                            rasanya pasti akan beda. Perbedaan itu justru membuat                            + 50 menu tersebut bukan hanya sebagai pendamping dari                            menu Ayam Bakar, tetapi juga menjadi menu yang menjadi                            idola dari masing-masing pelanggan.</p>
<p>Naluri memasak yang kami miliki sejak kecil, dikarenakan                            kami tumbuh di lingkungan keluarga yang memiliki usaha                            rumah makan dimana usaha tersebut merupakan usaha turun                            temurun. Bermodalkan naluri tersebut kami merancang                            sendiri menu-menunya dan bukan belajar dari buku, juru                            masak atau orang lain. Disamping itu, nilai lebih Ayam                            Bakar Wong Solo adalah Halalan Thayyiban, halal artinya                            produk-produk yang disajikan berasal dari bahan-bahan                            yang adalah halal dan diproses dengan memperhatikan                            khukum-hukum Allah. Thayyiban (baik) artinya menu-menu                            yang disajikan berasal dari bahan-bahan yang segar (fresh)                            dan memiliki nilai gizi yang tinggi, disamping itu Zakat                            2,5% dari hasil usaha digunakan untuk hal-hal kemaslahatan.</p>
<p align="right"><a href="http://wongsolo.com/tentang.php#atas"><img src="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" border="0" alt="" width="75" height="23" /></a></p>
<p><strong>Wong Solo sukses Dengan Nuansa Islam</strong></p>
<p>Terkadang bisa muncul perasaan ketakutan pada seseorang                            saat melangkah, jika langkah yang diambilnya dipandang                            berbeda dengan cara-cara konvensional di tengah masyarakat.                            Hal itulah yang pertama kali dirasakan oleh pemilik                            Wong Solo saat pertama kali mengambil keputusan untuk                            mengelola rumah makan Wong Solo dengan nuansa Islam.</p>
<p>Wong Solo berusaha menepis anggapan masyarakat kalau                            kita mengidentifikasi dengan sesuatu yang dianggap cenderung                            eksklusif. Seperti rumah makan dengan label nuansa Islam,                            asumsi masyarakat dengan menganggap bahwa rumah makan                            ini hanya untuk orang Islam. Tetapi Wong Solo mengembangkan                            cara beragama yang inklusif memberi pelayanan kepada                            konsumen dari semua segmen masyarakat lintas suku, agama,                            ras dan golongan, sehingga dalam kenyataaanya di berbabagai                            outlet pengunjung yang terbanyak adalah etnis Tionghoa.</p>
<p>Pada setiap outlet diusahakan agar suasana islami nampak                            terasa dengan jelas. Ini bisa dilihat pada kenyataan                            misalnya :<br />
&#8221; Semua karyawati memakai jilbab;<br />
&#8221; Kuliah agama tujuh menit (Kultum) dilakukan untuk                            karyawan dan karyawati sebelum memulai pekerjaannya,                            dengan menegaskan nilai-nilai yang terkandung dalam                            hadits-hadits pendek;<br />
&#8221; Pengajian dengan metode diskusi bagi para staf/pimpinan                            yang dilaksanakan secara reguler;<br />
&#8221; Setiap menejer harus lancar membaca Al-qur&#8217;an                            dan mampu menjadi khatib Jum&#8217;at.<br />
&#8221; Wong Solo juga membersihkan hasil usahanya dengan                            mengeluarkan zakat 10 % melalui amil zakat Wong Solo.</p>
<p><strong>Manajemen SDM</strong></p>
<p>Managemen pengelola Sumber Daya Manusia di Ayam Bakar                            Wong Solo tidak terlepas dari proses recruitmen karyawannya.                            Sistem recruitment yang diterapkan di Ayam Bakar Wong                            Solo selama ini dilakukan dengan melalui dua cara yakni                            :<br />
Sumber Intern (dari Orang dalam perusahaan sendiri).                            Dari dalam perusahaan melalui realokasi SDM yang ada                            baik berupa tour of duty (alih tugas) atau tour of area                            (alih tempat kerja). Sasarannya agar perusahaan dapat                            menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat                            (the right man on the right place). Kedua, sumber ekstern                            (dari luar perusahaan) yaitu dengan cara perekrutan                            biasa, dengan melalui beberapa proses yang telah ditentukan.</p>
<p>a. Rekrutmen<br />
Dalam perekrutan karyawan/karyawati selain menekankan                            sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik,                            akhlak juga menjadi pertimbangan utama. Wong Solo yakin                            bahwa pekerjaan yang baik apabila dikerjakan oleh karyawan                            yang baik akan memberikan hasil yang baik pula.</p>
<p>b. Training<br />
Pelatihan/training Ayam Bakar Wong Solo bertujuan agar                            karyawan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan                            kepadanya. Yang dimaksud dengan training pra tugas yang                            ada di Wong Solo adalah 1). pelatihan yang dilaksanakan                            bagi karyawan yang sudah diangkat menjadi karyawan dan                            2). pelatihan yang dilaksanakan bagi para calon karyawan                            yang telah lulus dalam seleksi perekrutan sebelum diangkat                            menjadi karyawan.<br />
Ada 3 tingkatan pelatihan pra tugas yang ada di rumah                            makan Wong Solo, yaitu Pertama, pelatihan tingkat pertama,                            pelatihan ini ditujukan bagi karyawan yang menangani                            pekerjaan yang bersifat praktis. Kedua, pelatihan tingkat                            kedua, pelatihan ini ditujukan bagi mereka yang dipersiapkan                            untuk menduduki jabatan staff (kabag) yang bersifat                            teknis. Yang ketiga, pelatihan tingkat tiga, yaitu pelatihan                            yang ditujukan untuk mempersiapkan karyawan yang akan                            menduduki jabatan sebagai pimpinan tingkat menengah                            untuk calon manager, bersifat human skill. Aspek yang                            diberikan dalam pelatihan dasar antara lain : Pengetahuan,                            pembekalan yang cenderung berhubungan dengan sikap/pembentukan                            perilaku.<br />
<strong>Budaya Kerja</strong></p>
<p>Budaya kerja muncul dari karakteristik karyawan/karyawati                            Wong Solo. Ada enam kharakteristik yang membentuk budaya                            kerja Karyawan dan Karyawati Wong Solo. Keenam hal tersebut                            adalah : Pertama : Selalu proaktif, kreatif, dan berinisiatif                            sehingga terasa kehadirannya ditengah-tengah rekan kerjanya.                            Kedua, Memulai usaha dengan akhir dalam pikiran bahwa                            segala sesuatu yang dikerjakan adalah Lillahita&#8217;ala                            dengan tujuan mencari ridho Allah. Ketiga, Selalu mengutamakan                            yang paling utama. Keempat, Selalu berfikir menang-menang/positif                            thinking. Kelima, Selalu mendahulukan kepentingan bersama                            daripada kepentingan diri sendiri, meskipun kepentingan                            diri sendiri itu penting, namun ia dipenuhi dengan melakukan                            kerjasama. Keenam, Selalu meningkatkan kualitas diri                            dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="441"><img src="http://wongsolo.com/images/dalam2.jpg" alt="" width="441" height="89" /></td>
<td><img src="http://wongsolo.com/images/dalam3.jpg" alt="" width="152" height="89" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="441"><img src="http://wongsolo.com/images/jud_tentang.jpg" alt="" width="441" height="60" /></td>
<td valign="top"><img src="http://wongsolo.com/images/dalam4.gif" alt="" width="152" height="33" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><strong>Rumah Makan Ayam Bakar Wong Solo Food Business Bernuansa                            Islam </strong></p>
<p>Menapaki perjalanan usaha usaha Rumah Makan sejak didirikan                            tahun 1991, hingga sekarang membuat kami semakin yakin                            betapa sayangya Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya.</p>
<p>Agama telah memberi petunjuk kepada kami bahwa bekerja                            bersungguh-sungguh merupakan aktifitas yang sangat mulia                            di sisi Allah. Dari agama pula kami tahu bahwa jihad                            bukan hanya berkonotasi berperang (mengangkat senjata)                            mempertahankan agama Allah. Bekerja dan berusaha bersungguh-sungguh                            untuk meningkatkan kualitas hidup, adalah bagian dari                            makna jihad itu sendiri.</p>
<p>Keyakinan itu mendorong kami menjalankan usaha Rumah                            Makan Wong Solo bernuansa Islam, menetapkan landasan                            filosofinya Al-Qur&#8217;an surat Ash-Shaff 10-11, dengan                            motto &#8221; Ayam Bakar Wong Solo halalan Tayyiban&#8221;.<br />
Rumah Makan Wong Solo sendiri pertama berdiri tahun                            1991 di Medan dengan hanya bermodalkan uang Rp 2.500.000,-.                            Namun dengan kesungguhan dalam menjalankan usaha serta                            berpijak pada nilai-nilai keislaman R.M. Wong Solo saat                            ini telah berkembang menjadi 16 outlet. Cabang-cabang                            tersebut antara lain adalah Medan, Banda Aceh, PAdang,                            Solo, Bali, Pekanbaru, Surabaya, Semarang, Malang, Yogyalarta,                            Kebon Jeruk, Kalimalang, Bintaro, muntilan dan segera                            dibuka Cibubur, Bogor dan Bandung<br />
Disamping sistem Total Service, Ayam Bakar Wong solo                            telah memiliki standarisasi bumbu, hingga kesamaan rasa                            di antara outlet bisa terjaga mutunya. Maka Ayam Bakar                            Wong Solo dapat dimiliki oleh setiap orang dengan sistem                            waralaba (franchise) yang syarat-syaratnya telah ditetapkan                            oleh sistem manajemen Ayam Bakar Wong Solo. Ditargetkan                            tahun 2005 gerai ayam bakar Wong Solo telah ada di kota-kota                            propinsi di seluruh Indonesia, dan negara-negara ASEAN                            pada tahap selanjutnya. Usaha tersebut tidak terlepas                            dari dukungan penuh dari PT. Sarana Sumut Ventura baik                            material maupun manajemen.</p>
<p>Ayam Bakar Wong Solo adalah rumah makan, artinya Ayam                            Bakar Wong Solo adalah tempat makan dan minum. Pelanggan                            juga dapat membuat variasi sendiri menu-menu baik lauk,                            sayur maupun minuman yang ada. Variasi atau silang tersebut                            antara lain Ayam Bakar/goreng. Aneka Ikan Bakar/goreng,                            Sate Udang, Sate Cumi, Sate Ayam, Sate Kambing, Ikan                            Goreng Tepung, Aneka sayur, Aneka balado/sambal, bahkan                            Chinese Food seperti saos tomat, saos tauco, saos tiram,                            steam (kukus), asam manis, cah kailan/brokoli menambah                            aneka rasa. Dengan variasi tersebut pelanggan justru                            akan lebih kerasan menikmati hidangan yang disajikan                            oleh Ayam Bakar Wong Solo.</p>
<p>Pelanggan dapat hadir setiap hari dalam satu bulan                            tanpa harus mengulang menu yang pernah dinikmatinya.                            Lebih kurang lima puluh (50) menu Ayam Bakar Wong Solo                            tersebut memiliki cita rasa yang khas, artinya, walaupun                            nama menu-menu Ayam Bakar Wong Solo diambil dari menu-menu                            populer yang sudah ada sebelumnya, akan tetapi cita                            rasanya pasti akan beda. Perbedaan itu justru membuat                            + 50 menu tersebut bukan hanya sebagai pendamping dari                            menu Ayam Bakar, tetapi juga menjadi menu yang menjadi                            idola dari masing-masing pelanggan.</p>
<p>Naluri memasak yang kami miliki sejak kecil, dikarenakan                            kami tumbuh di lingkungan keluarga yang memiliki usaha                            rumah makan dimana usaha tersebut merupakan usaha turun                            temurun. Bermodalkan naluri tersebut kami merancang                            sendiri menu-menunya dan bukan belajar dari buku, juru                            masak atau orang lain. Disamping itu, nilai lebih Ayam                            Bakar Wong Solo adalah Halalan Thayyiban, halal artinya                            produk-produk yang disajikan berasal dari bahan-bahan                            yang adalah halal dan diproses dengan memperhatikan                            khukum-hukum Allah. Thayyiban (baik) artinya menu-menu                            yang disajikan berasal dari bahan-bahan yang segar (fresh)                            dan memiliki nilai gizi yang tinggi, disamping itu Zakat                            2,5% dari hasil usaha digunakan untuk hal-hal kemaslahatan.</p>
<p align="right"><a href="http://wongsolo.com/tentang.php#atas"><img src="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" border="0" alt="" width="75" height="23" /></a></p>
<p><strong>Wong Solo sukses Dengan Nuansa Islam</strong></p>
<p>Terkadang bisa muncul perasaan ketakutan pada seseorang                            saat melangkah, jika langkah yang diambilnya dipandang                            berbeda dengan cara-cara konvensional di tengah masyarakat.                            Hal itulah yang pertama kali dirasakan oleh pemilik                            Wong Solo saat pertama kali mengambil keputusan untuk                            mengelola rumah makan Wong Solo dengan nuansa Islam.</p>
<p>Wong Solo berusaha menepis anggapan masyarakat kalau                            kita mengidentifikasi dengan sesuatu yang dianggap cenderung                            eksklusif. Seperti rumah makan dengan label nuansa Islam,                            asumsi masyarakat dengan menganggap bahwa rumah makan                            ini hanya untuk orang Islam. Tetapi Wong Solo mengembangkan                            cara beragama yang inklusif memberi pelayanan kepada                            konsumen dari semua segmen masyarakat lintas suku, agama,                            ras dan golongan, sehingga dalam kenyataaanya di berbabagai                            outlet pengunjung yang terbanyak adalah etnis Tionghoa.</p>
<p>Pada setiap outlet diusahakan agar suasana islami nampak                            terasa dengan jelas. Ini bisa dilihat pada kenyataan                            misalnya :<br />
&#8221; Semua karyawati memakai jilbab;<br />
&#8221; Kuliah agama tujuh menit (Kultum) dilakukan untuk                            karyawan dan karyawati sebelum memulai pekerjaannya,                            dengan menegaskan nilai-nilai yang terkandung dalam                            hadits-hadits pendek;<br />
&#8221; Pengajian dengan metode diskusi bagi para staf/pimpinan                            yang dilaksanakan secara reguler;<br />
&#8221; Setiap menejer harus lancar membaca Al-qur&#8217;an                            dan mampu menjadi khatib Jum&#8217;at.<br />
&#8221; Wong Solo juga membersihkan hasil usahanya dengan                            mengeluarkan zakat 10 % melalui amil zakat Wong Solo.</p>
<p>Oleh karenanya landasan filosifi proses perjalan usaha                            Wong Solo adalah Al-Qur&#8217;ánul Karím, khususnya                            surat As-Sháf : 10-11: &#8221; Hai orang-orang                            yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan                            yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih ?,                            ( yaitu) : Kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan                            berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah                            yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui.&#8221;<br />
Untuk meningkatkan pengetahuan dan pendalaman agama                            bagi para staf, dan untuk menjaga agar proses perjalanan                            usaha Wong Solo dapat menetapi nilai-nilai ajaran Islam,                            ditetapkan seorang manajer spiritual Islam yaitu Prof.Dr.                            Syahrin Harahap, MA Guru Besar IAIN Sumatera Utara.</p>
<p align="right"><a href="http://wongsolo.com/tentang.php#atas"><img src="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" border="0" alt="" width="75" height="23" /></a></p>
<p><strong>Manajemen SDM</strong></p>
<p>Managemen pengelola Sumber Daya Manusia di Ayam Bakar                            Wong Solo tidak terlepas dari proses recruitmen karyawannya.                            Sistem recruitment yang diterapkan di Ayam Bakar Wong                            Solo selama ini dilakukan dengan melalui dua cara yakni                            :<br />
Sumber Intern (dari Orang dalam perusahaan sendiri).                            Dari dalam perusahaan melalui realokasi SDM yang ada                            baik berupa tour of duty (alih tugas) atau tour of area                            (alih tempat kerja). Sasarannya agar perusahaan dapat                            menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat                            (the right man on the right place). Kedua, sumber ekstern                            (dari luar perusahaan) yaitu dengan cara perekrutan                            biasa, dengan melalui beberapa proses yang telah ditentukan.</p>
<p>a. Rekrutmen<br />
Dalam perekrutan karyawan/karyawati selain menekankan                            sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik,                            akhlak juga menjadi pertimbangan utama. Wong Solo yakin                            bahwa pekerjaan yang baik apabila dikerjakan oleh karyawan                            yang baik akan memberikan hasil yang baik pula.</p>
<p>b. Training<br />
Pelatihan/training Ayam Bakar Wong Solo bertujuan agar                            karyawan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan                            kepadanya. Yang dimaksud dengan training pra tugas yang                            ada di Wong Solo adalah 1). pelatihan yang dilaksanakan                            bagi karyawan yang sudah diangkat menjadi karyawan dan                            2). pelatihan yang dilaksanakan bagi para calon karyawan                            yang telah lulus dalam seleksi perekrutan sebelum diangkat                            menjadi karyawan.<br />
Ada 3 tingkatan pelatihan pra tugas yang ada di rumah                            makan Wong Solo, yaitu Pertama, pelatihan tingkat pertama,                            pelatihan ini ditujukan bagi karyawan yang menangani                            pekerjaan yang bersifat praktis. Kedua, pelatihan tingkat                            kedua, pelatihan ini ditujukan bagi mereka yang dipersiapkan                            untuk menduduki jabatan staff (kabag) yang bersifat                            teknis. Yang ketiga, pelatihan tingkat tiga, yaitu pelatihan                            yang ditujukan untuk mempersiapkan karyawan yang akan                            menduduki jabatan sebagai pimpinan tingkat menengah                            untuk calon manager, bersifat human skill. Aspek yang                            diberikan dalam pelatihan dasar antara lain : Pengetahuan,                            pembekalan yang cenderung berhubungan dengan sikap/pembentukan                            perilaku.<br />
<strong>Budaya Kerja</strong></p>
<p>Budaya kerja muncul dari karakteristik karyawan/karyawati                            Wong Solo. Ada enam kharakteristik yang membentuk budaya                            kerja Karyawan dan Karyawati Wong Solo. Keenam hal tersebut                            adalah : Pertama : Selalu proaktif, kreatif, dan berinisiatif                            sehingga terasa kehadirannya ditengah-tengah rekan kerjanya.                            Kedua, Memulai usaha dengan akhir dalam pikiran bahwa                            segala sesuatu yang dikerjakan adalah Lillahita&#8217;ala                            dengan tujuan mencari ridho Allah. Ketiga, Selalu mengutamakan                            yang paling utama. Keempat, Selalu berfikir menang-menang/positif                            thinking. Kelima, Selalu mendahulukan kepentingan bersama                            daripada kepentingan diri sendiri, meskipun kepentingan                            diri sendiri itu penting, namun ia dipenuhi dengan melakukan                            kerjasama. Keenam, Selalu meningkatkan kualitas diri                            dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.</p>
<p align="right"><a href="http://wongsolo.com/tentang.php#atas"><img src="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" border="0" alt="" width="75" height="23" /></a></p>
<p><strong> PENGEMBANGAN USAHA (INTERN)</strong></p>
<p>Kebesaran nama RM Wong Solo, tidak membuat kami untuk                            berpuas diri, akan tetapi justru memacu kami untuk terus                            mengembangkan sistem yang sudah ada, manajemen, keuangan,                            Informasi dan sistem-sistem yang lain. Kami terus melakukan                            uji coba &#8211; uji coba untuk mendapatkan format yang standar                            dengan kualitas yang handal sehingga kepuasan pelanggan                            dapat terpenuhi dengan baik.<br />
Tekad kami untuk menjadi pemimpin pasar khusunya di                            bisnis makanan (restoran tradisional) sangatlah kuat.                            Dan semampu mungkin untuk membawa makanan tradisional                            Indonesia untuk go internasional. Kami kadang-kadang                            bersedih mengapa negeri yang kaya akan budaya ini (                            termasuk makanan) dibanjiri oleh waralaba asing yang                            jumlahnya sudah sulit dihitung dengan jari. Memang sekarang                            adalah era globalisasi di mana setiap produk dari manapun                            asalnya, kalau sudah diterima oleh pasar global, maka                            tidak akan terbendung oleh siapapun dan dimanapun.<br />
Dalam bidang teknologi informasi di tahun 2001 ini kami                            mulai merintis untuk membuat homepage dengan nama www.wongsolo.com                            dan www.wongsolo.co.id (sudah diregristrasi). Web Site                            yang kami bikin tersebut bukan latah atau asal ikut-ikutan                            saja, akan tetapi untuk mulai mengenalkan brand wong                            solo di pasar global. Di samping itu juga dipakai untuk                            komunikasi antar cabang yang ada. Dengan teknologi internet                            ini diharapkan akan ada penghematan yang cukup signifikan                            khususnya biasa komunikasi (telpon maupun fax), apalagi                            ke depan biaya telpon akan mengalami kenaikan yang cukup                            besar.</p>
<p><strong>Kriteria Kesuksesan RM Wong Solo</strong></p>
<p>Kriteria kesuksesan bagi RM Wong Solo bukanlah terbatas                            pada pencapaian materi semata, . tetapi beruntung dan                            mendapat petunjuk dari Tuhan karena ketaqwaannya. Dengan                            kriteria kesuksesan seperti itu maka keberhasilan Wong                            Solo dalam usahanya adalah tercapainya tujuan, yaitu                            usaha yang maju dan islami dalam rangka jihad di jalan                            Allah , serta terhindarnya insan Wong Solo dari azab                            yang pedih, serta bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/612/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=612&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/09/25/ayam-bakar-wong-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/dalam2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/dalam3.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/jud_tentang.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/dalam4.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://wongsolo.com/images/btn_atas.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ingat Kamu</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/ingat-kamu/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/ingat-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 06:51:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[


1 (do) = E
Intro:  E   A (2x)
[Lirik Lagu  Maia: Ingat Kamu + Chord – LirikLaguMusik.com]
E               A
Apakah ini  namanya cinta
E                           A
Begitu  membingungkan
E                      A
Aku kini  sedang jatuh cinta
E                          A
Kutanyakan  mengapa
C#m
(*)   Hatiku resah…
G#m             A
Hatiku gundah
B
S’muanya  jadi serba salah

E                         A
Aku sedang  sedih juga ingat kamu
E                   C#m
Aku sedang  bosan kuingat kamu
F#m
O, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=608&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="92%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td width="50%" height="905" align="left" valign="top" bgcolor="#ffffff">1 (do) = E</p>
<p>Intro:  E   A (2x)<br />
[Lirik Lagu  Maia: Ingat Kamu + Chord – LirikLaguMusik.com]</p>
<p>E               A<br />
Apakah ini  namanya cinta</p>
<p>E                           A<br />
Begitu  membingungkan</p>
<p>E                      A<br />
Aku kini  sedang jatuh cinta</p>
<p>E                          A<br />
Kutanyakan  mengapa</p>
<p>C#m<br />
(*)   Hatiku resah…</p>
<p>G#m             A<br />
Hatiku gundah</p>
<p>B<br />
S’muanya  jadi serba salah</p>
<p><img src="http://www.liriklagumusik.com/images/Maia.gif" alt="Maia" width="360" height="41" /></p>
<p>E                         A<br />
Aku sedang  sedih juga ingat kamu</p>
<p>E                   C#m<br />
Aku sedang  bosan kuingat kamu</p>
<p>F#m<br />
O, Cinta…</p>
<p>B7                     E<br />
Inikah  benar ku jatuh, jatuh cinta &#8230;</p>
<p>Interlude:  E   F#m (2x)</p>
<p>E                    F#m<br />
S’mua  tertawa lihat tingkahku</p>
<p>E                            A/E<br />
Yang jadi  tak menentu</p>
<p>E                     A/E<br />
Ini salah,  begitupun salah</td>
<td width="1%" align="left" valign="top" bgcolor="#00cf9c"></td>
<td width="49%" align="left" valign="top" bgcolor="#ffffff">E                          A/E<br />
Kutanyakan  mengapa</p>
<p>Kembali ke:  (*)</p>
<p>Modulasi: 1  (do) = F#</p>
<p>F#              D#m<br />
Reff I  I:  Aku mau makan kuingat kamu</p>
<p>F#           B<br />
Aku mau  tidur kuingat kamu</p>
<p>F#           D#m<br />
Aku mau  pergi kuingat kamu</p>
<p>G#m<br />
O, Cinta…</p>
<p>C#7<br />
Mengapa  semua serba kamu</p>
<p>F#                    D#m<br />
Aku sedang  bingung kuingat kamu</p>
<p>(Aku sedang  bingung…)</p>
<p>F#                B<br />
Aku sedang  sedih kuingat kamu</p>
<p>(Aku sedang  sedih…)</p>
<p>F#                 D#m<br />
Aku sedang  bosan kuingat kamu</p>
<p>(Aku… ingat  kamu… uu…)</p>
<p>G#m<br />
O, Cinta…</p>
<p>C#7                    F#<br />
Inikah  benar ku jatuh, jatuh cinta &#8230;</p>
<p>Coda:</p>
<p>Apakah ini  namanya cinta</p>
<p>F#sus<br />
Begitu  membingungkan</td>
</tr>
</tbody>
</table>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/608/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/608/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/608/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=608&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/ingat-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.liriklagumusik.com/images/Maia.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Maia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kucinta Kau Apa Adanya (Aku Mau)</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/kucinta-kau-apa-adanya-aku-mau/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/kucinta-kau-apa-adanya-aku-mau/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 06:49:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[


Intro: D – E/G# – A    G – F#m – E – A…
D                 A/C#        Bm
Kau boleh acuhkan  diriku
G            F#m            Em
Dan anggap ku tak  ada
G        A                 Bm
Tapi tak ‘kan merubah
Em    G &#8211; F#m &#8211; Em
Perasaanku…
D         A
Kepadamu
D               A/C#         Bm
Ku yakin pasti  suatu saat
G         F#m          Em
Semua ‘kan terjadi
G               A           Bm
Kau ‘kan mencintaiku
Em             Bm/D#
Dan tak akan pernah
A…
Melepasku
D                  DM7 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=605&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="88%" align="center">
<tbody>
<tr>
<td width="50%" height="803" align="left" valign="top" bgcolor="#ffffff">Intro: D – E/G# – A    G – F#m – E – A…</p>
<p>D                 A/C#        Bm<br />
Kau boleh acuhkan  diriku</p>
<p>G            F#m            Em<br />
Dan anggap ku tak  ada</p>
<p>G        A                 Bm<br />
Tapi tak ‘kan merubah</p>
<p>Em    G &#8211; F#m &#8211; Em<br />
Perasaanku…</p>
<p>D         A<br />
Kepadamu</p>
<p>D               A/C#         Bm<br />
Ku yakin pasti  suatu saat</p>
<p>G         F#m          Em<br />
Semua ‘kan terjadi</p>
<p>G               A           Bm<br />
Kau ‘kan mencintaiku</p>
<p>Em             Bm/D#<br />
Dan tak akan pernah</p>
<p>A…<br />
Melepasku</p>
<p>D                  DM7 –  D6 – DM7<br />
Reff I: Aku mau mendampingi dirimu<br />
[Lirik &amp; Chord Aku Mau by Once – liriklagumusik.com]</p>
<p>Bm     E            A<br />
Aku mau cintai  kekuranganmu</p>
<p>D      F#             Bm<br />
S’lalu bersedia bahagiakanmu</p>
<p>F#            G<br />
Apapun terjadi</td>
<td width="1%" align="left" valign="top" bgcolor="#00cf9c"></td>
<td width="49%" align="left" valign="top" bgcolor="#ffffff">Gm         A     D<br />
Ku janjikan aku ada</p>
<p>Interlude: D – E/G# – A    G – F#m  – E – A</p>
<p>D                A/C#   Bm<br />
Kau boleh jauhi  diriku</p>
<p>G    F#m             Em<br />
Namun ku percaya</p>
<p>G               A           Bm<br />
Kau ‘kan mencintaiku</p>
<p>Em             Bm/D#<br />
Dan tak akan pernah</p>
<p>A…<br />
Melepasku</p>
<p>Kembali ke: Reff I:</p>
<p>Em    A<br />
Ow yeah…</p>
<p>D    Em          A<br />
Aku  ada</p>
<p>Interlude: D – E – A – Bm &#8211; F#m/C# – D</p>
<p>D                 DM7   –  D6 – DM7<br />
Reff I I : Aku mau mendampingi dirimu</p>
<p>Bm     E            A<br />
Aku mau cintai  kekuranganmu</p>
<p>D            F#<br />
Aku yang rela terluka…</p>
<p>Bm           F#   G<br />
Untukmu selalu… u… u u u u</p>
<p>Kembali ke: Reff I:</p>
<p>Coda: D – E/G# – A    G – F#m – E – A</td>
</tr>
</tbody>
</table>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/605/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/605/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/605/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=605&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/kucinta-kau-apa-adanya-aku-mau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Waiting For You (Zai Zhe Li Deng Ni)</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/waiting-for-you-zai-zhe-li-deng-ni/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/waiting-for-you-zai-zhe-li-deng-ni/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 06:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik]]></category>
		<category><![CDATA[Mandarin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=602</guid>
		<description><![CDATA[Intro: Bb   F/C    Eb
Hé – F4 – JVKV:
F                                           Gm
Mou yi tian xing guo lai fa xian ai
合:某一天醒过来发现爱
Zǎi – Vic Zhou:
F                                      Eb
Ren chao yong ji zai zhe li deng ni
仔:人潮拥挤在这里等你
Hé – F4 – JVKV:
F                         Gm
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai
合:忽然间想起来发现爱
Xù – Jerry Yan:
F                                 Eb
Cheng shi gu ji zai zhe li [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=602&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Intro: Bb   F/C    Eb</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                                           Gm<br />
Mou yi tian xing guo lai fa xian ai<br />
合:某一天醒过来发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
F                                      Eb<br />
Ren chao yong ji zai zhe li deng ni<br />
仔:人潮拥挤在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                         Gm<br />
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai<br />
合:忽然间想起来发现爱</p>
<p>Xù – Jerry Yan:<br />
F                                 Eb<br />
Cheng shi gu ji zai zhe li deng ni<br />
旭:城市孤寂在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F<br />
Zou yue yuan yue ming bai fa xian ai<br />
合:走越远越明白发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
Gm                       F<br />
Xin liu zai yuan di zai yi ci luu xing<br />
仔:心留在原地再一次旅行</p>
<p>Eb                     F<br />
Kong qi hen qing xing hu xi zhe zi ji<br />
空气很清醒呼吸着自己<br />
[F4 – JVKV:Waiting For You Chords – LearnGuitarMusic.com]</p>
<p>Xù – Jerry Yan:<br />
Gm                    F<br />
Yang guang tai xuan li shai gan le chi yi<br />
旭:阳光太绚丽晒干了迟疑</p>
<p>Eb                                   F<br />
Yu ruo xia bu ting yong quan shen qu lin<br />
雨若下不停用全身去淋</p>
<p>Tiān – Ken Chu:<br />
Gm                 F<br />
Wo ming tian yao  wang na li ting zai na li<br />
天:我明天要往哪里停在哪里</p>
<p>Eb                                 F<br />
Mu di di shi xiang yu jian ni<br />
目的地是想遇见你</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
Gm<br />
Zai mei ge dao guo de di fang<br />
V:在每个到过的地方</p>
<p>F                           Eb<br />
Yong jin quan li xie xia zai zhe li deng ni<br />
用尽全力写下在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
Gm<br />
Fāxiàn ài<br />
合:发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
F                                      Eb<br />
Ren chao yong ji zai zhe li deng ni<br />
仔:人潮拥挤在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                         Gm<br />
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai<br />
合:忽然间想起来发现爱</p>
<p>Tiān – Ken Chu:<br />
F                                 Eb<br />
Cheng shi gu ji zai zhe li deng ni<br />
天:城市孤寂在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F<br />
Zou yue yuan yue ming bai fa xian ai<br />
合:走越远越明白发现爱</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
Gm                     F<br />
Ke yi dou fang qi zhi sheng xia luu xing<br />
V:可疑都放弃只剩下旅行</p>
<p>Eb                        F<br />
Feng yang qi de fan duo yu le yong qi<br />
风扬起的帆多余了勇气</p>
<p>Tiān – Ken Chu:<br />
Gm                          F<br />
Hai bian de geng lan zui shi he ji yi<br />
天:海变得更蓝最适合记忆</p>
<p>Eb                                   F<br />
Shan li de hui yin yong chen mo qing ting<br />
山里的回音用沉默倾听</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
<img src="http://www.learnguitarmusic.com/images/picture-e.gif" alt="www.learnguitarmusic.com" width="317" height="27" /><br />
仔:我们的下个故事会在哪里</p>
<p>Eb                                          F<br />
Shuo chuan le shi xiang yu jian ni<br />
说穿了是想遇见你</p>
<p>Xù – Jerry Yan:<br />
Gm<br />
Zai mei ge dao guo de di fang<br />
旭:在每个到过的地方</p>
<p>F                                Eb                  F<br />
Yong jin quan li xie xia zai zhe li deng ni<br />
用尽全力写下在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
Gm<br />
Fa xian ai<br />
合:发现爱</p>
<p>Tiān – Ken Chu:<br />
Fāxiàn ài<br />
天:发现爱</p>
<p>Xù – Jerry Yan:<br />
F                                      Eb<br />
Ren chao yong ji zai zhe li deng ni<br />
旭:人潮拥挤在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                        Gm<br />
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai<br />
合:忽然间想起来发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
Fa xian ai…<br />
仔:发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
F                                Eb<br />
Cheng shi gu ji zai zhe li deng ni<br />
仔:城市孤寂在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                           Gm<br />
Zou yue yuan yue ming bai fa xian ai<br />
合:走越远越明白发现爱</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
F                                     Eb<br />
Shi jian wang ji zai zhe li deng ni<br />
V:时间忘记在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                         Gm<br />
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai<br />
合:忽然间想起来发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
Fa xian ai<br />
仔:发现爱</p>
<p>Tiān – Ken Chu:<br />
F                                      Eb<br />
Mei ge di fang deng zhe yu jian ni<br />
天:每个地方等着遇见你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                           Gm<br />
Zou yue yuan yue ming bai fa xian ai<br />
合:走越远越明白发现爱</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
F         Gm/Eb                 F               Gm/Eb<br />
Gan dong chi xu zai lei ji  nei xin  shen chu de sheng yin<br />
仔:感动持续在累积内心深处的声音</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
F                           Cm<br />
Rang wo zhong yu neng zai jian ni hao ma<br />
V:让我终于能再见你好吗</p>
<p>Interlude: Bb   F/C    Eb   F   Bb    F   Eb</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                                            Gm<br />
Mou yi tian xing guo lai fa xian ai<br />
合:某一天醒过来发现爱</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
Xing guo lai<br />
V:醒过来</p>
<p>Xù – Jerry Yan:<br />
F                                      Eb<br />
Ren chao yong ji zai zhe li deng ni<br />
旭:人潮拥挤在这里等你哦～</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                        Gm<br />
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai<br />
合:忽然间想起来发现爱</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
Ooh… yeah…</p>
<p>Zǎi – Vic Zhou:<br />
F                                Eb<br />
Cheng shi gu ji zai zhe li deng ni<br />
仔:城市孤寂在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                           Gm<br />
Zou yue yuan yue ming bai fa xian ai<br />
合:走越远越明白发现爱</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
Come on baby…</p>
<p>V – Vanness Wu:<br />
<img src="http://www.learnguitarmusic.com/images/JVKV.gif" alt="JVKV" width="360" height="41" /><br />
V:时间忘记在这里等你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                        Gm<br />
Hu ran jian xiang qi lai fa xian ai<br />
合:忽然间想起来发现爱</p>
<p>Xù – Jerry Yan:<br />
Fa xian ai<br />
旭:发现爱</p>
<p>Tiān – Ken Chu:<br />
F                                      Eb<br />
Mei ge di fang deng zhe yu jian ni<br />
天:每个地方等着遇见你</p>
<p>Hé – F4 – JVKV:<br />
F                          Gm<br />
Mou yi tian xing guo lai fa xian ai<br />
合:某一天醒过来发现爱</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/602/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/602/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/602/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=602&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/waiting-for-you-zai-zhe-li-deng-ni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.learnguitarmusic.com/images/picture-e.gif" medium="image">
			<media:title type="html">www.learnguitarmusic.com</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.learnguitarmusic.com/images/JVKV.gif" medium="image">
			<media:title type="html">JVKV</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Everyone is No. 1</title>
		<link>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/everyone-is-no-1/</link>
		<comments>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/everyone-is-no-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 06:43:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fransis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik]]></category>
		<category><![CDATA[Mandarin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fransis.wordpress.com/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[Intro: F – C/E – Dm – Am/C – Bb – C – F &#8211; Fsus &#8211; F
F                   C/E
Wǒ de lù bù shì nǐ de lù
我的路不是你的路
Dm                 Bb
Wǒ de kǔ bù shì nǐ de kǔ
我的苦不是你的苦
F                           C
Měi gèrén dōu yǒu qiánzài de nénglì
每个人都有潜在的能力
Gm                      C
Bǎ yīqiè qù zhēngfú
把一切去征服
F                   C/E
Wǒ de lèi bù shì nǐ de lèi
我的泪不是你的泪
Dm                    Bb
Wǒ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=599&subd=fransis&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Intro: F – C/E – Dm – Am/C – Bb – C – F &#8211; Fsus &#8211; F</p>
<p>F                   C/E<br />
Wǒ de lù bù shì nǐ de lù<br />
我的路不是你的路</p>
<p>Dm                 Bb<br />
Wǒ de kǔ bù shì nǐ de kǔ<br />
我的苦不是你的苦</p>
<p>F                           C<br />
Měi gèrén dōu yǒu qiánzài de nénglì<br />
每个人都有潜在的能力</p>
<p>Gm                      C<br />
Bǎ yīqiè qù zhēngfú<br />
把一切去征服</p>
<p>F                   C/E<br />
Wǒ de lèi bù shì nǐ de lèi<br />
我的泪不是你的泪</p>
<p>Dm                    Bb<br />
Wǒ de tòng bù shì nǐ de tòng<br />
我的痛不是你的痛</p>
<p><img src="http://www.learnguitarmusic.com/images/picture-c.gif" alt="www.learnguitarmusic.com" width="317" height="27" /><br />
一样的天空不同的光荣</p>
<p>Gm               F<br />
Yǒu yīyàng de gǎndòng<br />
有一样的感动<br />
[Andy Lau: Everyone Is No. 1 Chords – LearnGuitarMusic.com]</p>
<p>( * )<br />
Bb                              Am        –         Am/C<br />
Bù xūyào  zìyuànzì&#8217;ài de huángkǒng<br />
不需要自怨自艾的惶恐</p>
<p>Dm                         C                       F<br />
Zhǐ xūyào chénzhuó zhǐyào xiàngqián chòng<br />
只需要沉着只要向前冲</p>
<p>Eb                                    C<br />
Gàosu zìjǐ: tiānshēng wǒ cái bì yǒuyòng<br />
告诉自己: 天生我才必有用</p>
<p>Chorus 1:</p>
<p>F            C/E<br />
Everyone is no. 1</p>
<p>Dm                   C<br />
Zhǐyào nǐ fánshì bùwèn néng bùnéng<br />
只要你凡事不问能不能</p>
<p>Bb                     F/A<br />
Yòng yīkǒuqì jiāohuàn nǐ yīshēng<br />
用一口气交换你一生</p>
<p>Gm              C<br />
Yào yíngjiē wèilái bùbì děng<br />
要迎接未来不必等</p>
<p>F            C/E<br />
Everyone is no. 1</p>
<p>Dm                 C<br />
Chénggōng de mìjué zài nǐ kěnbùkěn<br />
成功的秘诀在你肯不肯</p>
<p>Bb                       F/A<br />
Liú zuì rè de hàn yòng zuì zhēn de xīn<br />
流最热的汗用最真的心</p>
<p>Gm                C         F<br />
Dì-yī míng shǔyú měi gèrén<br />
第一名属于每个人</p>
<p>Interlude: F – C/E – Dm – Am/C – Bb – C – F &#8211; Fsus &#8211; F</p>
<p>F                        C<br />
Wǒ de shǒu bù shì nǐ de shǒu<br />
我的手不是你的手</p>
<p>Dm                   Bb<br />
Wǒ de kǒu bù shì nǐ de kǒu<br />
我的口不是你的口</p>
<p>F<br />
Zhǐyào yī tiáo xīn<br />
只要一条心</p>
<p>C<br />
Kuángfēng hé bàoyǔ<br />
狂风和暴雨</p>
<p>Gm                        F<br />
Dōu biànchéng hǎo péngyou<br />
都变成好朋友</p>
<p>Back to: (*)</p>
<p>Chorus 2:</p>
<p><img src="http://www.learnguitarmusic.com/images/Andy-Lau.gif" alt="Andy-Lau" width="360" height="41" /></p>
<p>Dm                  C<br />
Zhǐyào nǐ fánshì bùwèn néng bùnéng<br />
只要你凡事不问能不能</p>
<p>Bb                     F/A<br />
Yòng yīkǒuqì jiāohuàn nǐ yīshēng<br />
用一口气交换你一生</p>
<p>Gm              C<br />
Yào yíngjiē wèilái bùbì děng<br />
要迎接未来不必等</p>
<p>F            C/E<br />
Everyone is no. 1</p>
<p>Dm                 C<br />
Chénggōng de mìjué zài nǐ kěnbùkěn<br />
成功的秘诀在你肯不肯</p>
<p>Bb                        F/A<br />
Liú zuì rè de hàn yòng zuì zhēn de xīn<br />
流最热的汗用最真的心</p>
<p>Gm                C        F        Am &#8211; Bb &#8211; C -<br />
Dì-yī míng shǔyú měi gèrén<br />
第一名属于每个人</p>
<p>Db             Eb                     F     C/E<br />
Bù hàipà lùshang  yǒu duō lěng<br />
不害怕路上有多冷</p>
<p>Dm                   C<br />
Zhídào hái yǒu yīdiǎn yúwēn<br />
直到还有一点余温</p>
<p>Eb                C<br />
Wǒ yě huì nǔlì kuángbēn!<br />
我也会努力狂奔!</p>
<p>Back to: Chorus 1</p>
<p>Coda: F – C/E – Dm – Am/C – Bb – C – F</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/fransis.wordpress.com/599/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/fransis.wordpress.com/599/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/fransis.wordpress.com/599/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/fransis.wordpress.com/599/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/fransis.wordpress.com/599/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/fransis.wordpress.com/599/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/fransis.wordpress.com/599/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/fransis.wordpress.com/599/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/fransis.wordpress.com/599/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/fransis.wordpress.com/599/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=fransis.wordpress.com&blog=2523735&post=599&subd=fransis&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fransis.wordpress.com/2009/07/21/everyone-is-no-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc4f6b1971f55b6c56575fbca0bf347?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Roro or Oline</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.learnguitarmusic.com/images/picture-c.gif" medium="image">
			<media:title type="html">www.learnguitarmusic.com</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.learnguitarmusic.com/images/Andy-Lau.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Andy-Lau</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>