BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1. Metode Penelitian
Metode penelitian berisi cara meneliti dan instrumen yang digunakan penulis di lapangan atau studi kepustakaan.
3.1.1. Wawancara
Wawancara digunakan untuk mendapatkan data secara langsung dari pihak perusahaan, yang merupakan komunikasi dari seseorang pekerja untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan diinginkan.
Teknik wawancara memakan waktu dan biaya yang sangat besar untuk sampel yang cukup besar dan tersebar. Wawancara bearti komunikasi antara pewawancara dan orang yang diwawncara, hal ini cenderung menimbulkan perbedaan interpretasi antara keduanya. Namu, dengan wawancara dapat diperoleh informasi yang lebih lengkap. Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi dalam wawancara bisa dilihat.
3.1.2. Kuesioner
Kuesioner atau angket merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Penggunan kuesioner sebagai metode pengumpulan data terdapat beberapa keuntungan, diantaranya adalah pertanyaan yang akan diajukan pada responden dapat distandarkan.
Responden dapat menjawab kuesioner pada waktu luangnya, pertanyaan yang diajukan dapat dipikirkan terlebih dahulu sehingga jawabannya dapat dipercaya dibandingkan dengan jawaban secara lisan, serta pertanyaan yang diajukan akan lebih tepat dan sama.
Kuesioner yang digunakan penulis ada dua, yaitu:
3.1.2.1. Kuesioner tertutup
Setiap pertanyaan telah disertai sejumlah pilihan jawaban. Responden hanya memilih dan menjawab yang paling sesuai.
3.1.2.2. Kuesioner terbuka
Kuesioner terbuka tidak terdapat pilihan jawaban sehingga responden harus menjawabnya sendiri. Dalam penelitian ini, digunakan metode pengumpulan data dengan wawancara pada saat awal penelitian.
3.2. Lingkup Penelitian
Penulis mengambil lingkup penelitian dengan batasan sebagai berikut:
3.2.1. Peneliti memilih pengambilan lingkup di SMA Tarsisius II.
3.2.2. Merokok adalah sesuatu yang biasa dilakukan oleh remaja pada zaman sekarang ini.
3.2.3. Waktu penelitian adalah bulan Oktober 2008.
3.3. Teknik Pengambilan Sampel
Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara, yaitu: pengumpulan data dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap gejala-gejala yang terjadi pada objek penelitian, sehingga mendapat informasi tentang fakta lapangan.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat umum dan menggunakan aplikasi dan apresiasi masyarakat dalam penentuan hasil akhir penelitian, sehingga dibutuhkan persepsi dan tanggapan masyarakat yang dipilih oleh peneliti sebagai sampel untuk memperoleh informasi tentang penelitian ini.