Arsip untuk November 24, 2008

PENGARUH PERILAKU MEROKOK

Bayi dengan berat lahir rendah adalah salah satu hasil dari ibu hamil yang menderita kurang energi kronis dan akan mempunyai status gizi buruk BBLR berdampak serius terhadap kualitas generasi mendatang memperlambat pertumbuhan dan perkembangan mental anak, penurunan kecerdasan (IQ) 10-13 poin.

Setelah dewasa akan menderita berbagai jenis penyakit degeneratif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari interakasi faktor lingkungan khususnya paparan asap rokok terhadap berat plasenta dan dampaknya terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah.

Metode penelitian ini adaah penelitian observasional dengan rancangan studi kasus kelola atau case control study.  Subyek kasus adalah bayi yang lahir dengan barat kurang 2500 gr, dan kelompok kontrol adalah bayi dengan berat „d 2500 gr.

Hasil penelitian diperoleh hubungan yang signifikan terhadap BBLR dengan cara suami merokok OR=30,875; 95%Cl 8,570-111,106, berat plasenta OR.43,75.95%Cl 14,736-129,891, Jarak kehamilan dengan OR.2,847,95% Cl 1,309-6,194 dan ANC OR,OR= 3,041,95% Cl 1,31-7,060, serta status gizi ibu hanil dengan OR. 3,714. 95%Cl. 1,248-11,057.

Variabel yang tidak signifikan masing-masing jumlah batang rokok suami, lama suami merokok, kadar nikotin, paritas, umur ibu dan kadar Hb. Pada analisis multivariate ditemukan cara merokok dan jarak kehamilan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap berat plasenta dan BBL.

Analisis stratifikasi dipeoleh cara merokok yang berat disertai rokok dengan nikotin tinggi berisiko leboh besar untuk melahirkan dengan plasenta ringan dan BBL. Dan tidak ditemukan adanya interaksi antar variabel dalam kejadian plasenta ringan dan BBL. Disarankan kepada ibu hamil untuk tetap menghindari paparan asap rokok, mengatur jarakkehamilan, mengontrol ANC selama kehamilan dan bagi perokok berat mengurangi cara menghisap berat menjadi ringan dengan rokok berkadar nikotin rendah.

Komentar bertahan »

Karakter Guru

Lima karakter guru terbaik menurut saya:

  1. Memotivasi : Bercerita tentang orang-orang yang sukses juga selalu mengingatkan muridnya tentang betapa sulitanya orang tua kita berjuang untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya agar kelak menjadi anak-anak yang sukses dan bermanfaat di kemudian hari.
  2. Murah senyum : Selama jam pelajaran berlangsung itu tidak terasa tegang karena ketika beliau masuk kelas atau di tengah-tengah penjelasanya ataupun ketika berpapasan di luar kelas pasti beliau memberikan senyum.
  3. Pengertian : Apabila memberikan tugas atau hafalan selalu dengan persetujuan muridnya dengan pertimbangan agar sesuai dengan kemampuan muridnya.
  4. Sabar : Sabar ketika menjelaskan suatu pelajaran dengan berulang-ulang kali kepada muridnya yang kurang pintar sampai semua muridnya paham betul dengan pelajaran yang beliau ajarkan tanpa terkacuali, sabar dalam menghadapi muridnya yang nakal tanpa membeda-badakan muridnya.
  5. Perhatian : selalu bersedia diajak untuk berdiskusi ataupun sering apabila beliau melihat murinya sedang sedih atau sedang gelisah dengan masalah yang dihadapi murinya ataupun katika murinya sakit beliau selalu menenangkan muridnya dengan nasehat-nasehat atau saran-saran yang beliau berikan.

Lima karakter guru yang kurang baik menurut saya :

  1. Pilih sasih : selalu mendahulukan kepentingan atau menjawap pertanyaan dari murid yang lebih pintar atau yang lebih cantik (tampan).
  2. Pemarah : katika menegur atau memarahi muridnya selalu dengan emosi di depan teman-temannya tanpa mempertimbangkan perasaan muridnya padahal muridnya itu tidak sengaja dansudah berusaha untuk tidak melakukan kesalahan itu.
  3. Egois : selalu melampiaskan masalah pribadinya ketika sedang mengajar kapada murid-muridnya. Merasa paling benar dan tidak mau menerima kritik dari muridnya.
  4. Tidak sabar : ketika sedang menerangkan suatu pelajaran beliau hanya mengulang penjelasanya satu kali padahal murinya masih banyak yang belum paham dengan pelajaran yang beliau terangkan.
  5. Terlalu disiplin : sedikit-sedikit hukuman

Komentar bertahan »

T-Fourth SMA TARSISIUS II

Tahun ini Tarsisius II mengadakan kegiatan Tarsisius II Cup  yang  di beri nama T-FOURTH (Time For U’R Sport Art and Science). Acara Tarsisius Cup mulai tanggal 7 November sampai 15 November 2008.

Jenis-jenis lomba yang ada di T-Fouth, sebagai berikut:

1.   Olah Raga. Olah raga ini ada dua jenis lomba yang diadakan adalah Basket dan Futsal.

2.   Pentas Seni. Seni yang dipentaskan adalah Band dan Modern Dance.

     Tanggal 7 November 2008.

Acara pembukaan Tarsi Cup di mulai dengan pembukaan. Sebelum pembukaan sekolah Tarsisius II mengadakan upacara pembukaan atau apel. Semua murid SMA Tarsisius II tidak diperbolehkan pulang sebelum upacara pembukaan Tarsi cup selesai. Murid-murid diperbolehkan pulang setelah upacara pembukaan selesai.

Pertandingan yang pertama adalah basket. SMA Viereta dan SMA Yadika 2 adalah perserta pertandingan basket yang pertama. Dalam pertandingan tersebut tidak terjadi  kecelakaan. SMA Yadika 2 menjadi pemenang dalam pertandingan basket SMA Viereta lawan SMA Yadika 2.

Komentar bertahan »